HEalth

Zimbabwe menerima batch pertama vaksin COVID-19 dari Cina

Zimbabwe menerima batch pertama vaksin COVID-19 dari Cina


© Disediakan oleh Xinhua

“Vaksin ini tentunya memberikan cahaya baru yang positif bagi rakyat Zimbabwe di masa-masa sulit ini, (vaksin) yang telah disumbangkan oleh pemerintah China dan rakyatnya. Sebuah cahaya di ujung terowongan yang gelap. Kami sangat berterima kasih untuk gerakan menyelamatkan nyawa ini, “kata Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa.

oleh Zhang Yuliang

HARARE, 16 Februari (Xinhua) – Sejumlah vaksin COVID-19 yang disumbangkan oleh China tiba di Bandara Internasional Robert Mugabe di ibu kota Zimbabwe di sini pada Senin pagi.

200.000 dosis vaksin Sinopharm adalah gelombang pertama yang diterima Zimbabwe saat meningkatkan upaya untuk mengekang penyebaran pandemi COVID-19.

Vaksin akan mencakup semua petugas kesehatan garis depan terlebih dahulu, dan kelebihannya akan diperluas ke kelompok rentan seperti orang tua dan mereka yang memiliki kondisi medis yang mendasarinya, menurut strategi penyebaran vaksin di Zimbabwe.

Wakil Presiden Zimbabwe Constantino Chiwenga, bersama dengan Duta Besar Tiongkok untuk Zimbabwe Guo Shaochun, menghadiri upacara penyerahan di bandara.

© Disediakan oleh Xinhua

Chiwenga, yang juga menteri kesehatan, mengucapkan terima kasih kepada China karena telah mendonasikan vaksin COVID-19 ke negara Afrika selatan tersebut, dengan mengatakan bahwa kumpulan vaksin tersebut adalah sumbangan tepat waktu karena warga Zimbabwe menderita pandemi.

“Kami menerima vaksin ini karena memberikan harapan kepada bangsa bahwa pada akhirnya kami berada di ambang untuk kembali ke keadaan normal. Itulah yang ingin kami capai,” kata pejabat senior itu.

“Vaksin ini juga menawarkan kemungkinan bahwa orang-orang kita yang telah menanggung beban kerusakan ekonomi akibat pandemi akhirnya dapat membuka halaman baru, menyusul gangguan yang tidak menguntungkan terhadap kegiatan ekonomi yang telah diharuskan oleh kebutuhan untuk menahan penyebaran virus. virus, “tambah Chiwenga.

Guo, pada bagiannya, mengatakan donasi tersebut mewakili esensi dari kemitraan strategis yang komprehensif dari kerja sama dan persahabatan yang mendalam antara China dan Zimbabwe.

“Vaksin yang tiba hari ini adalah program bantuan besar pertama China di Zimbabwe pada Tahun Baru China, yang dimulai tiga hari lalu,” kata Guo.

“Saya yakin donasi ini akan memperkuat posisi Anda dalam pertarungan. Mari terus berjalan seiring dan membuat tahun baru lebih bermanfaat bagi hubungan bilateral kita,” tambah Guo.

© Disediakan oleh Xinhua

Dalam sebuah wawancara dengan Xinhua pada hari Jumat, Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada China atas tawaran vaksin COVID-19, dengan mengatakan donasi tersebut merupakan bukti persahabatan lama antara masyarakat Zimbabwe dan China.

“Vaksin ini tentunya memberikan cahaya baru yang positif bagi rakyat Zimbabwe di masa-masa sulit ini, (vaksin) yang telah disumbangkan oleh pemerintah China dan rakyatnya. Sebuah cahaya di ujung terowongan yang gelap. Kami sangat berterima kasih untuk gerakan menyelamatkan nyawa ini, “kata Mnangagwa.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada 8 Februari mengumumkan bahwa China memberikan bantuan vaksin kepada 53 negara berkembang.

Zimbabwe adalah salah satu dari tiga negara Afrika pertama yang menerima vaksin COVID-19 dari China, karena Guinea Ekuatorial telah menerima vaksinnya pada hari Rabu, sementara Sierra Leone mengharapkan vaksin dari negara Asia tersebut pada akhir Februari.

Zimbabwe telah menyelesaikan strategi penyebaran vaksin yang akan membuat setidaknya 10 juta orang, atau sekitar 60 persen dari populasi, diinokulasi.

Author : Data Sidney