Reveller

WWF di Afrika Selatan Menyerukan Hukuman yang Lebih Keras untuk Perusahaan Pencemar Plastik

WWF di Afrika Selatan Menyerukan Hukuman yang Lebih Keras untuk Perusahaan Pencemar Plastik



Mengapa Warga Global Harus Peduli

Polusi plastik berdampak serius pada satwa liar dan lingkungan, dan telah mencapai tingkat krisis di Afrika Selatan. Memecahkan masalah tidak boleh diserahkan kepada individu sendiri dan harus ditangani pada sumbernya. Tujuan Global 12 Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan, dan tujuan ini tidak dapat dicapai jika produsen polusi plastik tidak dimintai pertanggungjawaban. Bergabunglah dengan gerakan ini dan ambil tindakan untuk masalah ini di sini.

World Wildlife Fund (WWF) di Afrika Selatan baru-baru ini merilis laporan yang menyoroti kebutuhan negara tersebut akan pendekatan sistemik untuk mengatasi polusi plastik.

Laporan berjudul “WWF Plastics Facts & Futures Report,” mengeksplorasi dampak lingkungan dan sosial-ekonomi dari polusi plastik di Afrika Selatan, dengan fokus pada kemasan plastik sebagai kontributor utama. Ini terutama ditujukan untuk peneliti, pelaku industri, dan pembuat kebijakan.

Pesan penting yang ingin disampaikan oleh laporan tersebut adalah bahwa polusi plastik bukanlah masalah individu itu sendiri, dan lembaga yang lebih besar perlu dimintai pertanggungjawaban atas peran mereka dalam menciptakan masalah tersebut.

Salah satu penulis laporan dan manajer proyek untuk Ekonomi Plastik Sirkular di WWF Afrika Selatan, Lorren de Kock, menjelaskan bahwa polusi plastik Afrika Selatan telah mencapai tingkat krisis dan perlu ditanggapi dengan serius.

“Kenyataannya adalah polusi plastik adalah masalah masyarakat yang kompleks yang membutuhkan intervensi di setiap tahap siklus hidup,” katanya. “Ini termasuk kebutuhan kritis untuk pengurangan produksi dan konsumsi, substitusi dengan bahan alternatif, dan model pengiriman seperti penggunaan kembali dan isi ulang, lebih banyak investasi dan dukungan untuk daur ulang, dan pembuangan yang tepat di akhir masa pakainya,” katanya.

Cerita Terkait

20 Desember 2019
Coca-Cola Afrika

Afrika Selatan Perlu Mengubah Sampah Menjadi Layak untuk Mengalahkan Polusi Plastik

Dalam menjelaskan krisis plastik kepada Times Live, de Kock menggunakan kasus baru-baru ini tentang perawat yang terdampar di pantai di Cape Town.

Nurdles adalah partikel plastik kecil yang digunakan untuk membuat produk yang lebih besar dan merupakan produk sampingan dari industri bahan bakar fosil. Pada awal November, beberapa pantai melaporkan masuknya perawat setelah kapal milik Plastics SA kehilangan muatannya di lepas pantai Teluk Plettenberg di provinsi Western Cape.

De Kock menggunakan kasus ini untuk menyoroti fakta bahwa krisis plastik terlalu besar untuk diselesaikan dengan pembersihan pantai. Meskipun upaya yang gigih dari individu-individu bertujuan baik, mereka tidak dapat menghentikan krisis.

“Situasi seperti ini harus serupa dengan tumpahan minyak di mana ada sanksi dan perusahaan pencemar harus bertanggung jawab,” katanya.

Cerita Terkait

8 Juni 2020

‘Manusia Plastik’: Aktivis Kamerun Ini Bekerja untuk Mengakhiri Polusi Plastik di Komunitasnya

Laporan tersebut melihat cara plastik diproduksi dan menimbulkan pertanyaan apakah sistem produksi plastik dapat didesain ulang.

Selain itu juga mengidentifikasi produk plastik di luar kemasan yang perlu mendapat perhatian seperti pembalut, popok, puntung rokok, dan jenis alat tangkap tertentu, yang menurut WWF, saat ini tidak dikelola dengan baik dan menambah masalah. .

WWF menekankan bahwa terlalu lama solusi untuk krisis yang begitu parah telah berada di tangan individu sehari-hari, dengan harapan bahwa upaya pembersihan dan daur ulang akan memberantas masalah.

Cerita Terkait

30 Juli 2018

Afrika Memimpin Jalan dalam Melawan Plastik

Laporan tersebut menantang narasi ini dan menyerukan upaya kolaboratif dari berbagai pemangku kepentingan di seluruh rantai nilai plastik. Ini juga menekankan pentingnya mencegah pencemaran dibandingkan dengan menyelesaikan bencana yang telah terjadi.

“Mengatasi krisis pencemaran plastik tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan masalah lingkungan lainnya yang meningkat, tetapi jika dilakukan dengan benar, itu akan menghasilkan hasil lingkungan positif bersih untuk planet kita di berbagai tekanan lingkungan dan sosial,” kata de Kock.


Author : Lagu togel