Legal

Voting dimulai untuk tahap ke-2

Big News Network


Kolkata (Benggala Barat) [India], 1 April (ANI): Pemungutan suara untuk tahap kedua pemilihan majelis Benggala Barat dimulai pukul 7 pagi pada hari Kamis.

Pada fase-II, total 30 daerah pemilihan dari distrik 24 Parganas Selatan, Bankura, Paschim Medinipur dan Purba Medinipur akan memilih.

Dari 171 calon dalam pertarungan tersebut, 152 adalah laki-laki dan sisanya adalah perempuan. Artinya, hanya 11 persen calon adalah perempuan.

Di antara calon-calon ini, tak diragukan lagi ada dua tokoh yang paling menonjol, yakni Ketua Menteri Mamata Banerjee dan mantan kolega menteri Suvendu Adhikari, yang bergabung dengan Partai Bharatiya Janata (BJP) pada Desember tahun lalu. Nandigram siap untuk menyaksikan kontes paling terkenal dengan Banerjee dan Adhikari saling berhadapan.

Taruhannya tinggi dengan Adhikari berjanji bahwa dia akan keluar dari politik jika dia tidak mengalahkan Mamata dengan 50.000 suara di Nandigram.

Front Kiri telah menurunkan Minakshi Mukherjee, presiden negara bagian dari Federasi Pemuda Demokrat India (DYFI) dari Nandigram melawan Banerjee dan Adhikari.

Selain Nandigram, kursi profil tinggi lainnya yang akan menyaksikan pemungutan suara dalam fase ini adalah konstituensi Debra. BJP telah menurunkan mantan perwira IPS Bharati Ghosh melawan Humayun Kabir dari Kongres Trinamool, juga seorang mantan perwira IPS.

Khususnya, Ghosh pernah dekat dengan Mamata Banerjee. Dia bergabung dengan BJP menjelang pemungutan suara Lok Sabha 2019. Kabir, di sisi lain, bergabung dengan TMC menjelang pemungutan suara Majelis ini.

Banyak wajah populer dari industri hiburan bersaing di tahap kedua pemungutan suara, dengan aktor Soham Chakraborty dan Sayantika Banerjee mewakili TMC dan berdiri masing-masing dari Chandipur dan Bankura, sementara aktor Hiranmoy Chattopadhyay dari BJP memperebutkan kursi di Kharagpur Sadar di Paschim Medinipur. Kebetulan, menteri serikat pekerja Amit Shah telah berkampanye untuk Chattopadhyay.

Di Tamluk, TMC telah menurunkan Soumen Mahapatra dan diadu melawan Harekrishna Bera dari BJP dan Goutam Panda dari CPI. Di daerah pemilihan Moyna di Purba Medinipur, BJP telah menurunkan pemain kriket Ashok Dinda melawan Sangram Kumar Dolui dari TMC dan Manik Bhownik dari Kongres.

Di Haldia, duduk MLA Tapasi Mondal yang sebelumnya dengan CPI (M) sekarang adalah calon BJP dari Swapan Naskaran TMC dan Manika Kar Paik dari CPI (M).

Jumlah pemilih pada tahap kedua adalah 75.94.549. Daerah pemilihan terkecil adalah Bishnupur dengan 2.18.690 pemilih sedangkan Daspur di Paschim Medinipur adalah daerah pemilihan terbesar dengan 2.97.849 pemilih.

Terdapat 17 pemilih NRI dan 13.118 pemilih layanan pada tahap kedua pemungutan suara di negara bagian. 800 perusahaan pasukan keamanan telah dikerahkan untuk memastikan hukum dan ketertiban selama pemungutan suara. KPU telah menetapkan 10.620 TPS untuk tahap ini dengan 8333 TPS dan 2287 stasiun tambahan.

Beberapa masalah utama di 24 Parganas Selatan, Bankura, Paschim Medinipur dan Purba Medinipur adalah pengangguran, kurangnya pertumbuhan industri dan keterbelakangan ekonomi, dengan beberapa pekerja dan pengrajin skala kecil menghadapi kesulitan sejak pemberlakuan lockdown Covid-19. Ini telah mendorong kedua partai teratas untuk merayu pemilih dalam dukungan mereka.

Setelah menjadi benteng Front Kiri, daerah pemilihan ini telah memilih TMC dalam dua pemilihan terakhir. Tapi, sikap anti-incumbency terhadap pemerintah yang berkuasa juga dapat memainkan peran yang menentukan selama pemungutan suara. Selain itu, Purba Medinipur dianggap sebagai benteng klan Adhikari. TMC diratakan pada beberapa skema kesejahteraannya seperti ‘Duare Sarkar’, ‘Swastho Sathi’ dan ‘Kanyashree’ untuk mengumpulkan suara.

Namun, kampanye penuh kekuatan yang melibatkan demonstrasi besar-besaran dan roadshow besar-besaran sebagian besar didominasi oleh TMC dan BJP yang berkuasa. Front ketiga, yaitu, koalisi Kongres, Front Kiri dan Pasukan Sekuler India, terlihat tidak mendukung dalam hal kampanye sengit.

BJP yang ambisius telah melakukan kampanye intensif dengan tujuan untuk menggulingkan pemerintah TMC yang sedang menjabat di negara bagian tersebut. Untuk melanjutkan langkahnya di Bengal terutama setelah hasil yang luar biasa dalam pemungutan suara Lok Sabha 2019 di negara bagian itu, partai tersebut telah melibatkan Perdana Menteri Narendra Modi, Menteri Dalam Negeri Uni Amit Shah, Menteri Pertahanan Rajnath Singh dan banyak lainnya ke dalam keributan kampanye.

Fase pertama pemilihan Majelis Benggala Barat diakhiri dengan perkiraan jumlah pemilih 79,79 persen dan mencakup 30 kursi dari Purulia, Jhargram, Bankura, Purba dan Paschim Medinipur. Pemungutan suara untuk 31 kursi di fase ketiga dari 294 anggota Majelis negara bagian akan diadakan pada 6 April. Pemilihan untuk 44 kursi akan diadakan pada tahap keempat pada 10 April.

Selanjutnya, pada fase kelima pada 17 April, 45 kursi akan digunakan untuk pemungutan suara.

Tahap keenam dijadwalkan pada 22 April saat pemilihan 43 kursi akan dilakukan.

Pada tahap ketujuh pada 26 April, pemungutan suara akan diadakan untuk 36 kursi. Terakhir, fase kedelapan dijadwalkan pada 29 April ketika 35 kursi akan digunakan untuk pemungutan suara. Penghitungan suara akan berlangsung pada 2 Mei. (ANI)

Author : Pengeluaran Sidney