HEalth

Tidak ada vaksin COVID di Delhi, Kejriwal mengatakan jangan antri

Big News Network


New Delhi [India], 30 April (ANI): Sehari sebelum peluncuran tahap ketiga kampanye vaksinasi COVID-19, Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal pada hari Jumat mengimbau warga kota untuk tidak mengantri di pusat vaksinasi karena vaksin belum telah diterima.

Orang berusia 18 hingga 45 tahun berhak mendapatkan vaksin COVID-19 mulai 1 Mei (besok).

Kejriwal lebih lanjut menginformasikan bahwa tiga lakh dosis Covishield telah dijaminkan ke kota dalam beberapa hari ke depan.

“Kami belum menerima vaksin dan terus berhubungan dengan perusahaan. Kami berharap vaksin akan tersedia besok atau lusa. Mereka telah meyakinkan kami 3 lakh dosis Covishield akan datang kepada kami terlebih dahulu, besok atau lusa. setelah itu, “katanya.

“Saya meminta Anda untuk tidak mengantri di pusat-pusat besok. Begitu vaksin datang, kami akan membuat pengumuman yang tepat. Baru setelah itu orang-orang yang sudah ada janji bisa mulai datang ke pusat-pusat,” tambah Menteri Utama.

Dia mengatakan bahwa pemerintah Delhi telah meminta kedua produsen vaksin di negara itu untuk menyediakan masing-masing 67 lakh dosis dalam tiga bulan ke depan dan pemerintah Delhi siap membayarnya.

“Kami telah meminta kedua perusahaan untuk menyediakan 67 lakh dosis masing-masing untuk kami dalam tiga bulan ke depan. Pemerintah Delhi siap membayar untuk itu. Orang-orang Delhi akan diberikan vaksin gratis. Kami melakukan semua upaya untuk melihat bahwa orang-orang Delhi akan divaksinasi dalam tiga bulan ke depan, ”katanya.

Menteri Utama telah mengadakan pertemuan dengan pejabat pemerintah pada hari Kamis mengenai vaksinasi COVID-19 di ibu kota negara.

Fase ketiga dari program vaksinasi dijadwalkan dimulai pada 1 Mei untuk orang-orang yang berusia 18 hingga 45 tahun.

Pusat pada 19 April telah mengumumkan kebijakan ” diliberalisasi ”, membuat semua yang berusia di atas 18 tahun memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksinasi mulai 1 Mei. Ia juga mengizinkan pemerintah negara bagian dan rumah sakit swasta untuk membeli vaksin dari produsen.

Pendaftaran untuk kelompok populasi baru yang memenuhi syarat telah dimulai dari jam 4 sore pada hari Rabu. Penerima manfaat potensial dapat mendaftar langsung di portal CoWIN (cowin.gov.in) atau melalui aplikasi Aarogya Setu. (ANI)

Author : Data Sidney