Legal

Takut masuk penjara membuat warga Indore memakai masker


Indore (Madhya Pradesh) [India]3 April (ANI): Jumlah orang yang berkeliaran tanpa masker wajah telah menurun setelah pemerintah kabupaten Indore mendirikan penjara sementara untuk mengurung mereka yang melanggar protokol Covid-19, kata polisi pada hari Sabtu.

“Penjara sementara telah diatur atas arahan dari Magistrate Indore, di bawah pasal 151 KUHAP,” Wakil Inspektur Jenderal Polisi (DIG) Indore Manish Kapooria mengatakan kepada ANI.

“Penting bagi semua untuk mengikuti protokol COVID-19. Jika orang tidak mengikuti SoP, kami tidak punya pilihan lain selain mengambil beberapa tindakan tegas terhadap pelanggar,” kata DIG.

Lebih lanjut Kapooria mengatakan bahwa tujuan mereka adalah untuk melindungi orang dan bukan untuk melecehkan mereka.

“Orang-orang yang tidak mengikuti aturan topeng COVID-19 akan dimasukkan ke dalam fasilitas. Tindakan yang diambil oleh pihak berwenang berhasil karena masyarakat sudah mulai memakai masker. Ini akan terus berlanjut sampai masing-masing dan semua orang mulai mengikuti protokol COVID,” tambahnya. .

“Beberapa orang telah ditangkap polisi karena melanggar aturan topeng COVID-19 sampai sekarang,” kata polisi.

Menurut otoritas kabupaten Indore, Indore mencatat 708 kasus positif pada hari Jumat sehingga jumlah kumulatif kasus COVID-19 menjadi 71.699.

“Sebanyak 413 orang sembuh dari penyakit pada hari Jumat sementara jumlah kematian di distrik itu mencapai 969,” kata otoritas distrik.

Menteri Pendapatan dan Transportasi Madhya Pradesh, Gubernur Singh Rajput, dinyatakan positif COVID-19 pada hari Kamis. (ANI)

Author : Pengeluaran Sidney