London

Surbiton: Pekerja kereta api meninggal setelah ditabrak kereta api di London

Surbiton: Pekerja kereta api meninggal setelah ditabrak kereta api di London


SEBUAH

Pekerja kereta api tewas setelah ditabrak kereta api di barat daya London.

Seorang pria berusia 30 tahun dari Hampshire dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Polisi Transportasi Inggris (BTP) mengatakan keluarga pria itu telah diberi tahu dan bahwa petugas sedang bekerja dengan Kantor Kereta Api dan Jalan serta Cabang Investigasi Kecelakaan Kereta untuk mengetahui keadaan lengkap di balik kematiannya.

Insiden itu terjadi antara Surbiton dan Weybridge.

Kepala Detektif Inspektur Paul Langley, dari BTP, berkata: “Ini adalah kejadian tragis yang mengakibatkan kematian seorang pekerja kereta api yang sangat menyedihkan.

“Kami turut berduka cita untuk keluarga pria yang didukung oleh petugas terlatih khusus.”

South Western Railway (SWR) mengatakan telah mematikan listrik di daerah yang terkena dampak untuk memungkinkan akses layanan darurat dan diperkirakan akan tertunda hingga pukul 7 malam pada hari Selasa.

Manuel Cortes, sekretaris jenderal Asosiasi Staf Gaji Transportasi, mengatakan: “Pikiran dan simpati kami tertuju pada pekerja yang telah meninggal dan anggota keluarganya.

“Kehilangan nyawa di jalur kereta api kami adalah tragedi.

“Adalah salah untuk berspekulasi saat ini tentang apa yang salah, tetapi penyelidikan yang menyeluruh dan menyeluruh harus dilakukan, sehingga pelajaran dapat diambil.

“Serikat pekerja kami telah memperingatkan Network Rail tentang jumlah kejadian nyaris celaka dan kematian yang mengkhawatirkan yang telah kami lihat selama setahun terakhir.

“Anggota Network Rail kami melakukan banyak hal untuk menjaga perkeretaapian kami berjalan dengan lancar hari demi hari, dan harus dapat melakukan ini di lingkungan yang aman.

“Serikat pekerja kita tidak akan pernah berkompromi tentang keselamatan, dan keselamatan tidak akan pernah bisa diterima begitu saja. Tidak dapat diterima di zaman sekarang ini bahwa orang pergi bekerja dan akhirnya kehilangan nyawa mereka. “

Author : Data HK