Breaking News

Sepuluh kapal dan 4 pesawat dikerahkan ke lokasi kecelakaan pesawat

Big News Network

[ad_1]

Pihak berwenang Indonesia mengatakan mereka telah menemukan lokasi di mana mereka yakin sebuah pesawat penumpang Boeing 737 jatuh ke laut tak lama setelah lepas landas dari ibu kota negara Jakarta pada hari Sabtu, menurut laporan BBC News ini:

Jet Sriwijaya Air yang membawa 62 orang itu hilang dari radar empat menit dalam perjalanannya ke Pontianak di provinsi Kalimantan Barat.

Pada hari Minggu, sinyal yang diduga berasal dari perekam penerbangan jet dilacak.

Lebih dari 10 kapal kini telah dikerahkan ke lokasi tersebut dengan penyelam angkatan laut.

“Kami mendeteksi sinyal di dua titik, ini bisa jadi kotak hitam,” kata Kepala Badan SAR Indonesia Bagus Puruhito.

EPA HAK CIPTA GAMBAR

Penyelidik juga menganalisis barang-barang yang mereka yakini sebagai puing-puing pesawat, termasuk roda dan apa yang mereka katakan bisa menjadi bagian dari badan pesawat.

Juru bicara Polda Metro Jaya, Yusri Yunus, mengatakan sudah diterima dua tas dari Badan SAR.

“Tas pertama berisi barang penumpang, tas lain berisi bagian tubuh,” katanya kepada wartawan, menambahkan: “Kami masih mengidentifikasi temuan ini.”

Petugas SAR Indonesia memeriksa tas berisi puing-puing yang diyakini milik pesawat Sriwijaya Air yang hilang, di pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Indonesia, 10 Januari 2021

EPA HAK CIPTA GAMBAR

Upaya pencarian dan penyelamatan dihentikan semalaman tetapi dilanjutkan pada Minggu pagi. Empat pesawat juga telah dikerahkan untuk membantu pencarian.

Pesawat yang hilang bukanlah 737 Max, model Boeing yang di-grounded dari Maret 2019 hingga Desember lalu menyusul dua kecelakaan maut.

Apa yang terjadi dengan pesawatnya?

Pesawat penumpang Sriwijaya Air berangkat dari bandara Jakarta pukul 14:36 ​​waktu setempat (07:36 GMT) pada hari Sabtu.

Beberapa menit kemudian, pukul 14:40, kontak terakhir dengan pesawat itu tercatat, dengan call sign SJY182, menurut kementerian transportasi.

Waktu penerbangan biasa ke Pontianak, di sebelah barat pulau Kalimantan, adalah 90 menit.

Pesawat tidak mengirimkan sinyal marabahaya, menurut Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional Marsekal Bagus Puruhito.

Diperkirakan telah turun lebih dari 3.000 m (10.000 kaki) dalam waktu kurang dari satu menit, menurut situs web pelacakan penerbangan Flightradar24.com.

Saksi mata mengatakan mereka telah melihat dan mendengar setidaknya satu ledakan.

Peta Indonesia
1px garis transparan

Nelayan Solihin, yang hanya memiliki satu nama, mengatakan kepada BBC bahwa dia menyaksikan kecelakaan dan kaptennya memutuskan untuk kembali ke darat.

Pesawat itu jatuh seperti kilat ke laut dan meledak di air, katanya. “Itu cukup dekat dengan kami, pecahan semacam kayu lapis hampir menabrak kapal saya.”

Sejumlah penduduk sebuah pulau di dekat tempat hilangnya pesawat mengatakan kepada BBC bahwa mereka telah menemukan benda yang mereka kira berasal dari pesawat.

Siapa yang berada di pesawat itu?

Diperkirakan ada 50 penumpang – termasuk tujuh anak-anak dan tiga bayi – dan 12 awak pesawat, meskipun pesawat itu berkapasitas 130. Semua penumpang adalah warga negara Indonesia, kata para pejabat.

Kerabat penumpang telah menunggu dengan cemas di bandara di Pontianak, serta di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.

Anggota keluarga penumpang pesawat Sriwijaya Air menunggu kabar di bandara Pontianak, Indonesia 9 Januari 2021

EPA HAK CIPTA GAMBAR

“Saya memiliki empat anggota keluarga dalam penerbangan – istri dan ketiga anak saya,” kata Yaman Zai kepada wartawan sambil menangis.

“[My wife] mengirimiku foto bayi hari ini … Bagaimana mungkin hatiku tidak tercabik-cabik? “

Apa yang kita ketahui tentang pesawat itu?

Menurut rincian pendaftaran, pesawat itu adalah Boeing 737-500 berusia 26 tahun.

Itu dalam kondisi baik, kata kepala eksekutif Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena kepada wartawan. Take-off sempat tertunda selama 30 menit karena hujan lebat, katanya.

Sriwijaya Air, didirikan pada tahun 2003, adalah maskapai penerbangan hemat lokal yang terbang ke Indonesia dan tujuan Asia Tenggara lainnya.

Pesawat yang diyakini jatuh tersebut adalah Sriwijaya Air dengan penerbangan 182 (registrasi PK-CLC) PK-CLC

HAK CIPTA GM FIKRI IZZUDIN NOOR

Pesawat itu hilang sekitar 20 km (12 mil) di utara ibu kota Jakarta, tidak jauh dari tempat penerbangan lain jatuh pada Oktober 2018.

Sebanyak 189 orang tewas ketika sebuah penerbangan Lion Air Indonesia jatuh ke laut sekitar 12 menit setelah lepas landas dari kota tersebut.

Bencana itu disebabkan oleh serangkaian kegagalan dalam desain pesawat, tetapi juga kesalahan maskapai dan pilot.

Itu adalah salah satu dari dua kecelakaan yang menyebabkan regulator menarik Boeing 737 Max dari layanan. Model tersebut melanjutkan penerbangan penumpang pada bulan Desember setelah perombakan sistem.

Wartawan BBC Jerome Wirawan di Jakarta mengatakan kejadian-kejadian terbaru akan menimbulkan pertanyaan dan emosi yang sulit di Indonesia, yang industri penerbangannya telah menghadapi pengawasan ketat sejak kecelakaan Lion Air.

Artikel ini pertama kali muncul di BBC News dengan tajuk: Ditemukan lokasi kecelakaan pesawat penumpang Boeing 737 Indonesia, kata angkatan laut

Author : Bandar Togel