AT News

Sensex turun 1.708 poin saat infeksi virus melonjak

Big News Network


Mumbai (Maharashtra) [India], 12 Apr (ANI): Indeks acuan ekuitas anjlok 3,5 persen pada Senin karena negara itu mencatat lonjakan besar 1,69 lakh kasus Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Investor khawatir tentang dampak ekonomi dari pembatasan baru yang diumumkan oleh beberapa pemerintah negara bagian. Analis pasar mengatakan penguncian total akan menggagalkan laju pemulihan ekonomi yang baru lahir.

Laporan kekurangan vaksin dan lambannya vaksinasi menambah kekhawatiran bahwa pandemi dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan dari yang diperkirakan.

Panik penjualan pada Black Monday dilaporkan menyebabkan kekayaan investor jatuh hampir Rs 8 lakh crore di BSE Ltd.

BSE SP Sensex ditutup 1.708 poin atau 3,44 persen lebih rendah pada 47.883 sedangkan Nifty 50 jatuh sebesar 524 poin atau 3,53 persen menjadi 14.311.

Semua indeks sektoral di Bursa Efek Nasional berada di posisi merah dengan bank Nifty PSU turun 9,2 persen, bank swasta sebesar 5,2 persen, realty sebesar 7,5 persen, logam sebesar 6 persen dan otomotif sebesar 5,1 persen.

Di antara saham, Tata Motors tergelincir 9,6 persen menjadi Rs 287,50 per saham sementara MahindraMahindra kehilangan 5,1 persen menjadi Rs 750,55.

State Bank of India turun 6,3 persen menjadi Rs 330,70, IndusInd Bank sebesar 8,5 persen dan Bajaj Finance 7,2 persen.

UPL turun 6,9 persen, Hindalco 6 persen, ONGC 5,2 persen dan Titan 4,9 persen.

Namun, perusahaan farmasi besar Dr Reddy naik 7 persen menjadi ditutup pada Rs 5.098 per saham sementara Cipla naik 2,7 persen.

Sementara itu, saham Asia goyah karena investor menunggu untuk melihat apakah pendapatan AS dapat membenarkan penilaian setinggi langit.

Nikkei Tokyo turun tipis 0,77 persen sementara indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,86 persen. Saham Korea Selatan hampir datar. (ANI)

Author : https://singaporeprize.co/