Asia Business News

Sensex, Nifty Set Ke Panggung Pembukaan Celah; Ketergantungan Industri Dalam Fokus

NDTV News


Tolok ukur ekuitas India ditetapkan untuk membuka celah pada hari Senin seperti yang ditunjukkan oleh Nifty futures yang diperdagangkan di Bursa Singapura. Kontrak berjangka Nifty di Bursa Singapura yang juga dikenal sebagai SGX Nifty naik 1,5 persen atau 195 poin menjadi 14.720. Sementara itu, pasar Asia lainnya juga menguat pada hari Senin karena beberapa kemiripan kembali ke pasar obligasi setelah naik liar pekan lalu, sementara kemajuan dalam paket stimulus AS yang besar mendukung optimisme tentang ekonomi global dan mengirim harga minyak lebih tinggi. PMI manufaktur resmi China yang keluar selama akhir pekan meleset dari perkiraan, tetapi angka Jepang menunjukkan pertumbuhan tercepat dalam dua tahun. Investor juga mengandalkan berita optimis dari serangkaian data AS yang akan dirilis minggu ini termasuk laporan payrolls Februari.

Sentimen yang membantu adalah pengiriman berita vaksin COVID-19 Johnson & Johnson yang baru disetujui harus dimulai pada hari Selasa. Indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang naik tipis 0,8 persen, setelah turun 3,7 persen pada Jumat lalu.

Nikkei Jepang menguat 2,1 persen, sementara saham blue chip China naik 0,5 persen.

NASDAQ berjangka melambung 1,2 persen dan S&P 500 berjangka 0,9 persen. EUROSTOXX 50 futures dan FTSE futures keduanya naik 1,1 persen.

Pasar saham domestik jatuh pada hari Jumat dan membukukan kinerja satu hari terburuk sejak 30 Maret. Sensex dan Nifty mencerminkan kerugian dalam kerugian di pasar global lainnya karena kekalahan di pasar obligasi global mengirim imbal hasil terbang dan membuat takut investor di tengah kekhawatiran kerugian besar yang diderita dapat memicu penjualan aset lain yang tertekan.

Investor institusi asing menjual saham senilai Rs 8.295,17 crore sedangkan investor institusi domestik membeli saham senilai Rs 1.500 crore.

Reliance Industries akan fokus pada laporan bahwa perusahaan telah bermitra dengan Facebook Inc, Google dan pemain fintech Infibeam untuk mendirikan jaringan pembayaran digital nasional.

Minyak India akan menjadi fokus setelah perusahaan menyetujui investasi sebesar Rs 32.946 crore untuk memperluas kapasitas di kompleks kilang Panipat.

Author : https://totosgp.info/