Bank

Semua peserta dites negatif untuk COVID-19

Big News Network

[ad_1]

Bangkok [Thailand], 6 Januari (ANI): Pertandingan Asia di Bangkok, yang akan dimulai minggu depan dengan Thailand Terbuka, menerima peningkatan dengan semua 824 peserta dalam gelembung karantina Zona Hijau dinyatakan negatif untuk COVID-19.

Zona Hijau terdiri dari para pemain beserta rombongan dan semua pemangku kepentingan yang bersentuhan langsung dengan mereka, seperti wasit, hakim garis, personel dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Asosiasi Bulu Tangkis Thailand, staf medis, dan kru produksi TV.

“Semua peserta Zona Hijau internasional diminta untuk menyerahkan negatif di negara mereka sendiri sebelum berangkat ke Bangkok dan kemudian diuji lagi di Bangkok saat masuk ke karantina hotel,” kata BWF dalam sebuah pernyataan.

Pemain, staf, dan personel lokal yang berbasis di Thailand juga diuji dan dikarantina sebagai bagian dari gelembung Zona Hijau. Pemain sekarang diizinkan untuk pelatihan di bawah protokol keamanan yang ketat. Tindakan karantina akan diberlakukan selama periode observasi wajib 14 hari termasuk selama pementasan Thailand Open.

“Tes COVID-19 yang lebih rutin akan mengikuti dengan protokol keamanan yang ketat untuk tetap berlaku sampai akhir Asian Leg, yang diakhiri dengan selesainya Final Tur Dunia BWF pada 31 Januari,” tambah pernyataan itu.

Pada hari Selasa, pebulutangkis India Saina Nehwal menyuarakan keprihatinan atas kebugaran para atlet setelah fisioterapis dan pelatih dilarang bertemu dengan para pemain bulu tangkis selama keseluruhan tur Thailand mereka.

Setelah menjalani tes virus corona, Saina meminta BWF memilah-milah kekacauan karena ini akan berdampak pada performa para pemain di lapangan.

Nehwal saat ini berada di Bangkok untuk Thailand Open, yang dijadwalkan berlangsung dari 12-17 Januari. Pengusaha itu turun ke Twitter dan memposting serangkaian tweet, mengatakan bahwa fisioterapis dan pelatih tidak dapat bertemu mereka bahkan setelah semuanya dinyatakan negatif untuk virus corona. (ANI)

Author : Singapore Prize