Breaking News

Rusia mengirimkan konsentrator oksigen ke India

Big News Network


Moskow [Russia], 29 April (ANI): Rusia telah mengumumkan pengiriman lebih dari 22 ton pasokan medis termasuk 20 unit produksi oksigen, 75 ventilator, dan 200.000 bungkus obat-obatan ke India untuk menangani gelombang kedua COVID-19.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa dua pesawat angkut yang membawa persediaan medis sudah dalam perjalanan ke India.

Penerbangan Kementerian Darurat Rusia akan mengirimkan lebih dari 22 ton peralatan yang diperlukan, seperti 20 unit produksi oksigen, 75 ventilator paru-paru, 150 monitor medis, dan 200.000 bungkus obat-obatan.

“Rusia mengirim konsentrator oksigen, ventilator, dan 22 ton pasokan medis ke India untuk membantu memerangi COVID19 dan menyelamatkan nyawa. 2 pesawat transportasi sudah dalam perjalanan,” kementerian itu tweeted.

Pengumuman oleh kementerian luar negeri Rusia dibuat setelah Perdana Menteri Narendra Modi dan Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara melalui telepon. Selama panggilan telepon, Putin mengumumkan keputusan untuk mengirim bantuan kemanusiaan darurat ke India.

Perdana Menteri Modi berterima kasih kepada Putin atas bantuan dan dukungan Rusia dalam perang India melawan Covid-19.

India terguncang di bawah dampak gelombang kedua virus korona. Negara itu pada hari Rabu melaporkan lebih dari 3,60 lakh kasus baru COVID-19 dan 3.293 kematian terkait dalam 24 jam terakhir.

Situasi COVID-19 yang memburuk di India telah menyebabkan lonjakan permintaan oksigen medis dan tempat tidur untuk pasien COVID-19 dan banyak bagian negara itu melaporkan kekurangan akut pasokan medis penting.

Beberapa negara di dunia telah maju untuk membantu India karena terus berjuang dengan peningkatan kebutuhan infrastruktur kesehatannya akibat meningkatnya kasus virus corona.

Pada hari Selasa, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan telah meningkatkan tanggapan COVID-19 di India dengan mengerahkan kembali 2.600 ahli kesehatan dari program lain untuk melawan lonjakan harian baru-baru ini dalam kasus dan kematian. (ANI)

Author : Bandar Togel