UK Business News

QC mencatat 80% penurunan cedera terkait petasan

Big News Network

[ad_1]

CALOOCAN CITY, 3 Januari (PIA) – Pemerintah Kota Quezon telah melaporkan penurunan luar biasa sebesar 80 persen dalam cedera terkait petasan selama musim liburan yang lalu.

Pemerintah kota mengatakan, penyitaan petasan senilai P546.000 membantu pengurangan dramatis jumlah cedera terkait kembang api di Kota Quezon.

Menurut Walikota Joy Belmonte, Kepolisian Distrik Kota Quezon (QCPD) dan Departemen Pengembangan dan Administrasi Pasar (MDAD) kota menyita berbagai jenis kembang api senilai P546.073.

“Gencarnya kampanye menentang penjualan dan distribusi petasan telah secara drastis mengurangi jumlah cedera terkait petasan tahun ini,” kata Belmonte.

“Sekali lagi saya berterima kasih kepada QCPD dan MDAD atas ketekunan dan dedikasinya untuk menjaga sambutan kita tetap aman di tahun 2021,” tambahnya.

Berdasarkan data dari Departemen Kesehatan Kota Quezon (QCHD), total tujuh cedera terkait kembang api dilaporkan oleh berbagai rumah sakit di kota tersebut dari 21 Desember 2020 hingga pukul 6 pagi pada 2 Januari 2021.

Belmonte mengatakan jumlah tersebut lebih rendah hingga 80 persen dibandingkan dengan 35 insiden terkait petasan yang tercatat selama periode yang sama tahun lalu. Usia mereka yang terlibat berkisar antara 5 tahun hingga 44 tahun.

“Tiga kasus disebabkan oleh Kuwitis, tiga lainnya disebabkan oleh Piccolo yang ilegal dan kasus terakhir disebabkan oleh Pop-pop,” kata Belmonte.

Dua kasus dicatat di East Avenue Medical Center dan Jose Reyes Memorial Medical Center sementara Saint Luke’s Medical Center, Quirino Memorial Medical Center dan Chinese General and Medical Center masing-masing memiliki satu kasus.

Tidak ada kasus kematian, luka tembak, peluru nyasar, dan petasan yang tertelan, tambah walikota.

“Kami akan melihat tujuh insiden ini jika ada pelanggaran terhadap dua peraturan kota terkait penggunaan dan penjualan kembang api, kami akan segera mengajukan kasus terkait,” kata Belmonte.

Belmonte sebelumnya memerintahkan penegakan ketat Ordonansi No. SP 2618, S-2017, yang melarang penggunaan petasan di tempat umum, Ordonansi No. SP-2587, S-2017, yang melarang penjualan, pemberian, dan pembagian segala jenis petasan untuk anak-anak di bawah umur dan Resolusi MMDA Dewan Metro Manila No. 20-17 yang melarang penggunaan petasan perorangan dan rumah tangga serta perangkat piroteknik lainnya selama karantina komunitas umum (GCQ).

“Pelanggar peraturan ini akan dikenakan denda sebesar P5.000 atau satu tahun penjara, atau keduanya atas kebijakan pengadilan,” kata Belmonte. (QC PAISD / PIA-NCR)

Author : TotoSGP