Reveller

Prancis mendaftarkan kasus pertama varian COVID-19

Big News Network

[ad_1]

Paris [France], 1 Januari (ANI / Sputnik): Prancis telah mendaftarkan kasus pertama dari jenis virus korona baru, yang dikenal sebagai varian 501.V2 dan terkait dengan Afrika Selatan, kata Kementerian Kesehatan negara itu pada Kamis.

Menurut pernyataan itu, seorang pria, yang baru saja kembali ke negara itu dari Afrika Selatan dan tinggal di departemen Prancis Haute-Rhin dekat perbatasan Swiss, dipastikan tertular virus. Beberapa hari setelah kembali dari Afrika Selatan, pria tersebut menunjukkan gejala COVID-19. Tes PCR-nya kembali positif.

Spesialis penyakit menular Swiss dan Prancis melakukan penelitian dan memastikan bahwa ini adalah jenis 501.V2.

Selain Prancis, beberapa negara lain telah melaporkan jenis SARS-CoV 2 501.V2, termasuk Swiss, Australia, Jepang, dan Inggris.

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan bahwa varian 501.V2 bahkan lebih berbahaya daripada jenis virus korona baru lainnya yang telah menyebar di negaranya sejak September dan diketahui hingga 70 persen lebih menular. Afrika Selatan mengatakan tidak ada bukti yang mendukung klaim ini.

Banyak negara di dunia telah menghentikan lalu lintas udara dengan Inggris dan Afrika Selatan karena varian virus korona baru. (ANI / Sputnik)

Author : Lagu togel