Europe Business News

PM Hongaria menerima suntikan vaksin Sinopharm China

Big News Network


BUDAPEST, 1 Maret (Xinhua) – Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban menerima suntikan vaksin Sinopharm China untuk melawan COVID-19 pada hari Minggu.

Orban menerima suntikan itu dua hari setelah Presiden Hongaria Janos Ader, yang juga memilih vaksin China.

Kepala Petugas Medis Hongaria Cecilia Muller mengatakan pada konferensi pers hari Sabtu bahwa sangat penting bagi pejabat tinggi Hongaria untuk diimunisasi secara terbuka, untuk memberikan contoh bagi penduduk.

Dengan akses vaksin dari lima produsen yaitu China Sinopharm, Pfizer, Moderna, AstraZeneca dan Russia’s Sputnik V, Hungaria, negara anggota Uni Eropa pertama yang membeli dan mengotorisasi penggunaan vaksin China, mulai memberikan vaksin Sinopharm pada Rabu.

Pemerintah Hongaria meningkatkan program vaksinasi dengan vaksin Rusia dan China, karena gelombang ketiga pandemi telah membawa infeksi dan kematian harian di negara itu ke tingkat pertengahan Desember tahun lalu.

Hongaria pada Minggu mencatat 4.469 kasus baru dan 72 kematian lagi dalam 24 jam terakhir, meningkatkan total nasional menjadi 428.599 dan jumlah kematian menjadi 14.974, menurut data resmi.

Hingga Minggu, 677.682 orang telah menerima setidaknya satu suntikan vaksin, sementara 249.499 telah menerima dua suntikan, menurut situs web tersebut.

Hongaria bermaksud untuk menginokulasi semua 2,6 juta orang yang terdaftar untuk vaksin pada Paskah, dan Orban bertujuan untuk memvaksinasi satu juta lagi pada Mei.

Setelah kedatangan batch pertama vaksin China pada 16 Februari, Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Peter Szijjarto mengatakan Jumat bahwa batch lain akan tiba di Hongaria pada Maret.

Diproduksi oleh Xinhua Global Service

Author : Toto SGP