World

Penerbangan Sriwijaya Air SJY 182 ‘hilang’ setelah Boeing 737 kehilangan kontak di dekat Jakarta, Indonesia

Penerbangan Sriwijaya Air SJY 182 'hilang' setelah Boeing 737 kehilangan kontak di dekat Jakarta, Indonesia

[ad_1]

SEBUAH

Pesawat penumpang Boeing 737 kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara tak lama setelah lepas landas dari ibu kota Indonesia Jakarta, media lokal melaporkan pada hari Sabtu.

Penerbangan Sriwijaya Air, yang dikatakan memiliki lebih dari 50 orang di dalamnya, sedang dalam perjalanan ke Pontianak di provinsi Kalimantan Barat.

Maskapai penerbangan Indonesia mengatakan masih mengumpulkan informasi lebih rinci terkait penerbangan tersebut sebelum dapat membuat pernyataan apa pun.

Menurut situs pelacakan Flight24, pesawat itu jatuh 10.000 kaki dalam waktu kurang dari 60 detik saat terbang di atas Laut Jawa, sekitar empat menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pesawat itu adalah Boeing 737-500 berusia 27 tahun, menurut detail pendaftaran yang termasuk dalam data pelacakan.

Sebuah Boeing 737 MAX yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan Indonesia Lion Air jatuh di Jakarta pada akhir 2018, menewaskan 189 penumpang dan awaknya. Pesawat yang kehilangan kontak pada hari Sabtu adalah model yang jauh lebih tua.

Badan SAR Nasional Basarnas mengatakan belum bisa memberikan komentar.

Surachman, seorang pejabat pemerintah daerah, mengatakan kepada Kompas TV bahwa para nelayan menemukan puing-puing pesawat di perairan utara Jakarta dan pencarian sedang dilakukan. Saluran lain menunjukkan gambar reruntuhan yang diduga.

“Kami menemukan beberapa kabel, sepotong jeans, dan potongan logam di atas air,” kata Zulkifli, seorang petugas keamanan, kepada CNNIndonesia.com.

Video dan gambar yang belum diverifikasi yang diposting di Twitter diklaim menunjukkan bangkai kapal ditarik dari Laut Jawa.

Sriwijaya Air didirikan pada tahun 2003 dan merupakan maskapai penerbangan terbesar ketiga di Indonesia, dengan hubnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Antara November 2018 dan November 2019, maskapai penerbangan ini dikelola oleh Citilink, anak perusahaan maskapai nasional Indonesia Garduda.

Setelah kedua perusahaan memutuskan hubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Perhubungan Udara) Indonesia mengatakan Sriwijaya akan menjalani inspeksi penerbangan untuk memastikan standar keselamatan, AIN Online melaporkan.

Dalam surat internal yang bocor pada September 2019, direktur kualitas, keselamatan, dan keamanan Sriwijaya Air telah merekomendasikan agar maskapai tersebut menghentikan operasi sampai standar keselamatannya meningkat, menurut Jakarta Post.

Dengan pelaporan oleh Reuters

Author : Togel HKG