Europe Business News

Pemerintah Malta meluncurkan paket dukungan COVID-19 senilai 20 juta euro

Big News Network


VALLETTA, 27 April (Xinhua) – Bisnis Malta yang sakit akibat COVID-19 akan menerima tambahan 20 juta euro (24,1 juta dolar AS) dalam bantuan negara untuk menutupi biaya sewa dan utilitas serta dukungan psikologis untuk mengurangi stres pandemi, Prime Menteri Robert Abela mengatakan Selasa.

Abela mengatakan, bantuan langsung dan paket insentif bisnis yang ditargetkan lumpuh akibat pandemi, terutama yang terpaksa tutup selama beberapa bulan.

Abela mengatakan skema dukungan yang sudah ada di negara itu, seperti yang mencakup persentase biaya sewa dan pengembalian tagihan listrik, akan ditambah dengan langkah-langkah baru yang dimaksudkan untuk merangsang aktivitas ekonomi saat pandemi berkurang.

Dalam jumpa pers, Abela mengatakan, selain mendukung langsung dunia usaha, pemerintah juga ingin menggairahkan kegiatan ekonomi.

Seandainya pemerintah tidak melakukan intervensi seperti yang dilakukannya selama beberapa bulan terakhir, puluhan ribu orang akan kehilangan pekerjaan mereka, katanya.

“Kami berangsur-angsur bergerak menuju normalitas dengan mencabut batasan. Kami melakukan ini dengan hati-hati karena jika kami tidak berhati-hati, apapun yang kami peroleh bisa hilang. Prospek ke depan terlihat bagus,” katanya.

“Kami tidak hanya berinvestasi dalam bisnis kami, kami juga berinvestasi pada orang-orang kami,” tambahnya.

Menteri Perusahaan Miriam Dalli menjelaskan bagaimana pemerintah telah menyuntikkan lebih dari 455 juta euro untuk bantuan langsung, yang sebagian besar dalam bentuk tambahan gaji hingga maksimum 800 euro per bulan untuk setiap karyawan. Sekitar 100.000 karyawan telah mendapatkan manfaat dari subsidi upah hingga saat ini.

Dia mengatakan skema dukungan sewa ditingkatkan lagi 50 persen dari skema sebelumnya, yang membatasi bantuan pada 7.500 euro per bisnis. Skema dukungan listrik juga diperpanjang hingga Juni, Juli dan Agustus, dengan subsidi mencakup 50 persen dari total tagihan listrik dari bisnis-bisnis yang masih ditutup karena pembatasan COVID-19.

Selain itu, pemerintah akan memberikan hibah tunai satu kali sebesar 1.000 euro kepada bisnis-bisnis yang akan tetap tutup setelah 10 Mei, ketika pembatasan pandemi dijadwalkan untuk dicabut lebih lanjut.

Mulai 10 Mei, restoran dan bar makanan ringan akan diizinkan untuk dibuka kembali tetapi hanya akan diizinkan untuk melayani pelanggan hingga jam 5 sore dan kemudian harus kembali ke take-out dan pengiriman.

Skema juga akan ditawarkan untuk meningkatkan investasi yang cerdas dan berkelanjutan, dan pengusaha yang menderita trauma psikologis selama pandemi dan mereka yang kehilangan bisnis selama tahun ini juga akan mendapatkan bantuan gratis, kata Dalli.

Selain itu, hibah tunai hingga 50.000 euro dan kredit pajak 20 persen lebih tinggi juga akan membantu bisnis sejalan dengan tujuan yang diuraikan dalam Kesepakatan Hijau Eropa. Mereka yang memiliki total kredit pajak senilai 78 juta euro akan memiliki tambahan waktu tiga tahun untuk menggunakannya, katanya. (1 euro = 1,21 dolar AS)

Author : Toto SGP