HEalth

Pemerintah Kota Kidapawan bersiap meluncurkan vaksin COVID-19

Big News Network


KOTA KIDAPAWAN, Provinsi Cotabato, 21 Februari — Pemerintah kota Kidapawan berupaya lebih keras jelang peluncuran vaksin COVID-19 yang ditunggu-tunggu di kota itu dalam waktu dekat tahun ini dan sejalan dengan amanat Badan Antar Nasional Satgas Penanggulangan Penyakit Infeksi yang Muncul (NTF-EID) dan dengan pedoman yang ditetapkan oleh Program Vaksinasi Departemen Kesehatan (DOH).

Sebelumnya, Walikota Kidapawan Joseph Evangelista mempresentasikan rencana peluncuran vaksinasi massal kota kepada Gubernur Nancy Catamco, Perwakilan DOH Provinsi Cotabato Dr. Marjorie Aggalot, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Terpadu (IPHO) Cotabato Dr. Eva Rabaya, Petugas Kesehatan Kota Dr. Jocelyn Encienzo, Asisten Petugas Kesehatan Kota Dr. Ted Calica, Unit Epidemiologi dan Pengawasan Kota (CESU) OKI Dr. Nerissa Paalan, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kami melakukan segala yang kami bisa untuk mendapatkan vaksinasi yang terorganisir dan sistematis dan kami memulainya dengan membuat rencana vaksinasi komprehensif yang penting dalam tahap akhir memerangi penyakit,” kata Walikota Evangelista.

Rencana peluncuran berisi beberapa fase yang mencakup pembuatan daftar induk prioritas dan populasi yang memenuhi syarat untuk vaksinasi seperti lansia, garis depan, dan kelompok penerima vaksin lainnya – individu atau kelompok, identifikasi lokasi vaksinasi, penugasan tim manusia terlatih sumber daya yang diperlukan untuk mengelola vaksin kepada masyarakat, dan persiapan penyimpanan rantai dingin yang sesuai yang diperlukan untuk mengamankan vaksin pada saat vaksin tiba.

Rencana tersebut juga mencakup simulasi atau uji coba vaksinasi di mana pejabat kota termasuk yang pertama menerima vaksin COVID-19. Yang juga tergabung dalam rencana adalah peluncuran vaksinasi aktual di lokasi vaksinasi yang teridentifikasi dan pasca-vaksinasi dan pemantauan serta penilaian vaksin.

Sementara itu, koordinasi menyeluruh dengan DOH, RIATF untuk COVID-19, RIATF-EID, dan instansi terkait lainnya sedang dilakukan oleh pemerintah kota yang dipimpin oleh Walikota Evangelista untuk memastikan rencana vaksinasi dapat dilaksanakan dengan baik sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Kepala Daerah setempat sangat optimis, saat vaksinasi untuk penduduk prioritas selesai, Pemprov DKI dapat langsung menjangkau seluruh penduduk sasaran yang berhak mendapatkan vaksinasi.

Saat ini, Pemprov DKI sudah mengidentifikasi sebanyak enam lokasi vaksinasi. Yakni Tenda Besar di Balaikota Kidapawan, SD Pilot Kota Kidapawan, SMA Nasional Kota Kidapawan, Kolese Notre Dame Kidapawan, Kolese Dokter Kidapawan, dan Akademi St. Mary Kidapawan.

Lebih lanjut, Pemprov DKI sudah menyiapkan fasilitas penyimpanan vaksin COVID-19. Ini adalah dua van berpendingin yang memiliki suhu -20 hingga -25 derajat Celcius, suhu yang diperlukan untuk vaksin agar tetap efektif.

“Sangat penting bagi kami untuk mengamankan vaksin dan menjaga keutuhannya sejak kedatangannya dan saat diangkut dengan fasilitas penyimpanan ini,” kata walikota seraya menambahkan bahwa petugas kesehatan kota Kidapawan dan DOH XII berangkat. bahu membahu menganjurkan pentingnya vaksinasi sebagai satu-satunya cara untuk mengontrol atau menghentikan penyebaran penyakit.

Pemerintah kota Kidapawan adalah yang pertama di antara LGU di provinsi Cotabato yang merumuskan dan mempresentasikan rencana vaksinasi massal lokalnya dan secara konsisten meningkatkan persiapannya menjelang kedatangan vaksin yang diantisipasi dan peluncuran selanjutnya.

Dapat dicatat bahwa dengan persetujuan dari Sangguniang Panlungsod ng Kidapawan, pemerintah kota telah mengalokasikan sekitar P28,9 juta dari 30 persen Dana Respon Cepat dari Kantor Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana kota untuk memastikan pembelian sekitar 49.500 COVID- 19 vaksin yang akan mencakup 30% populasi kota. Pada saat yang sama, ini berfungsi sebagai tambahan dari vaksin COVID-19 yang disediakan oleh pemerintah pusat yang akan menampung kurang lebih 115.500 individu yang mewakili 70% dari populasi kota. (AJPME / JSCJ-CIO LGU Kota Kidapawan)

Author : Data Sidney