Breaking Business News

Pemain pariwisata Zimbabwe menaruh harapan pada vaksin

Big News Network


HARARE, 1 April (Xinhua) – Pemain di sektor pariwisata dan perhotelan Zimbabwe menaruh harapan pada program vaksinasi yang sedang berlangsung di negara itu untuk menghidupkan kembali sektor yang paling terpukul oleh pandemi.

Menyusul keberhasilan peluncuran program vaksinasi tahap kedua negara itu di kota resor Air Terjun Victoria pekan lalu, para pemain di sektor tersebut baru-baru ini mengatakan kepada surat kabar milik negara Herald bahwa langkah tersebut akan menandai dimulainya kembali kegiatan pariwisata.

“Kami memuji komitmen Pemerintah untuk mengembalikan mata pencaharian yang terkena dampak pandemi COVID-19 dengan menciptakan lingkungan yang akan mendorong dimulainya kembali pariwisata internasional, regional dan domestik yang aman bagi negara,” kata Farai Chimba, Wakil Presiden Asosiasi Perhotelan Zimbabwe (HAZ).

Sementara program inokulasi Zimbabwe dilakukan secara bertahap, 33.000 penduduk kota resor Air Terjun Victoria bisa mendapatkan vaksin mereka, sebuah langkah yang diharapkan menjadikan kota itu hotspot pariwisata bebas COVID-19 pertama di dunia.

Kota Air Terjun Victoria adalah rumah bagi Air Terjun Victoria yang perkasa, lembaran air terjun terbesar di dunia.

“Air Terjun Victoria sebagai tujuan premium dan pusat pariwisata kami sangat terpengaruh oleh pembatasan perjalanan yang disebabkan oleh pandemi, karenanya ini merupakan inisiatif positif untuk memvaksinasi seluruh kota,” kata Chimba.

Otoritas Pengelolaan Taman dan Satwa Liar Zimbabwe (ZimParks) menyambut baik dimulainya kembali kegiatan pariwisata dan mendesak orang untuk divaksinasi.

“Ini menunjukkan keseriusan Pemerintah dalam membuat sektor pariwisata kita aman, dan kami senang mereka memprioritaskan Air Terjun Victoria yang aman untuk menjamin keselamatan orang. Dimulainya kembali kegiatan pariwisata akan memajukan visi Presiden Mnangagwa untuk menciptakan ekonomi pariwisata 5 miliar dolar AS. pada tahun 2025, “kata Juru Bicara ZimParks Tinashe Farawo.

Sektor pariwisata, yang merupakan salah satu pemberi kerja utama di Zimbabwe, terpukul parah oleh pandemi virus corona.

Zimbabwe meluncurkan tahap pertama dari upaya vaksinasi pada 18 Februari dengan vaksin Sinopharm yang disumbangkan oleh pemerintah Cina.

Pada hari Selasa, negara itu menerima pengiriman 1.056.000 dosis vaksin COVID-19 yang dibeli dari perusahaan farmasi China, Sinovac.

Hingga saat ini, lebih dari 70.000 orang telah menerima suntikan pertama dosis Sinopharm atau Sinovac dari China.

Negara Afrika bagian selatan itu menargetkan untuk menyuntik setidaknya 60 persen penduduknya untuk mencapai kekebalan kawanan.

Author : Bandar Togel Terpercaya