Europe Business News

PDB wilayah OECD berkontraksi 4,9 persen pada 2020

Big News Network


PARIS, 18 Februari (Xinhua) – Produk domestik bruto (PDB) riil di wilayah OECD tumbuh 0,7 persen pada kuartal keempat (Q4) 2020, setelah penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada paruh pertama karena langkah-langkah penahanan COVID-19 dan rebound besar pada kuartal ketiga, Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) yang berbasis di Paris mengatakan pada hari Kamis.

Untuk tahun 2020 secara keseluruhan, PDB di wilayah OECD menyusut 4,9 persen tahun ke tahun, yang merupakan penurunan terbesar yang pernah tercatat sejak 1962, kata OECD dalam siaran persnya.

Untuk tujuh ekonomi utama secara keseluruhan, pertumbuhan PDB melambat menjadi 0,8 persen pada kuartal keempat tahun 2020, dengan pola yang cukup berbeda antar negara – Jepang (3,0 persen), Kanada (1,9 persen), Amerika Serikat dan Inggris ( 1,0 persen di keduanya), Jerman (0,1 persen), Italia (-2,0 persen) dan Prancis (-1,3 persen), kata OECD dalam perkiraan sementara.

Di kawasan euro dan Uni Eropa, PDB berkontraksi pada kuartal keempat tahun 2020 masing-masing sebesar 0,6 persen dan 0,4 persen, menyusul rebound sebesar 12,4 persen dan 11,5 persen pada kuartal sebelumnya.

Hampir semua negara dihadapkan pada kontraksi PDB pada 2020, mulai dari minus 3,5 persen di AS, minus 8,2 persen di Prancis, minus 8,9 persen di Italia dan minus 9,9 persen di Inggris, tambahnya.

Author : Toto SGP