Europe Business News

Pakta Kemitraan UE-Armenia Mulai Berlaku

Big News Network


Perjanjian antara Armenia dan Uni Eropa yang dirancang untuk memperdalam hubungan di berbagai masalah yang mulai berlaku pada 1 Maret.

Perjanjian Kemitraan yang Ditingkatkan dan Menyeluruh Uni Eropa-Armenia (CEPA) merupakan “tonggak penting” dalam hubungan antara kedua belah pihak, kata EU.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan perjanjian itu “mengirimkan sinyal kuat” bahwa Uni Eropa dan Armenia berkomitmen untuk mendukung prinsip-prinsip demokrasi, supremasi hukum, dan agenda reformasi yang luas.

“Di bidang politik, ekonomi, perdagangan, dan sektoral lainnya, kesepakatan kami bertujuan untuk membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat, untuk mengatasi tantangan agenda reformasi Armenia,” kata Borrell dalam sebuah pernyataan.

UE mengatakan pakta itu akan memperkuat hubungan pada masalah-masalah seperti ekonomi, transportasi, digitalisasi, energi hijau, dan sistem peradilan.

“Perjanjian itu memainkan peran penting untuk modernisasi Armenia, khususnya melalui pendekatan legislatif terhadap norma-norma Uni Eropa di banyak sektor,” katanya.

Kedua belah pihak menandatangani perjanjian pada November 2017 dan kemudian diratifikasi oleh Armenia, semua negara anggota UE, dan Parlemen Eropa.

Perjanjian tersebut adalah alternatif yang kurang ambisius dari Perjanjian Asosiasi yang dinegosiasikan oleh pejabat Armenia dan Uni Eropa pada tahun 2013.

Mantan Presiden Armenia Serzh Sarkisian secara tak terduga membatalkan kesepakatan itu pada 2013 setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Yerevan.

Armenia kemudian bergabung dengan blok perdagangan Eurasian Economic Union (EEU) yang dipimpin Rusia pada 2015.

CEPA tidak termasuk penghapusan hambatan tarif antara Armenia dan UE karena keanggotaan Armenia di EEU.

Hak Cipta (c) 2018. RFE / RL, Inc. Diterbitkan ulang dengan izin dari Radio Free Europe / Radio Liberty, 1201 Connecticut Ave NW, Ste 400, Washington DC 20036

Author : Toto SGP