Breaking News

NIA meminta UAPA melawan Sachin Waze

Sachin Waze


Mumbai: Badan Investigasi Nasional telah meminta Undang-Undang Aktivitas Melanggar Hukum (Pencegahan) terhadap petugas Kepolisian Mumbai Sachin Waze yang ditangguhkan sehubungan dengan kasus menakut-nakuti bom Antilia.

Di bawah UAPA, tahanan polisi maksimum bisa 30 hari. Agen investigasi bisa mendapatkan perpanjangan 90 hari untuk mengajukan lembar tagihan (tambahan dari biasanya 90 hari). Mengamankan jaminan akan jauh lebih sulit dibandingkan dengan bagian lain.

NIA telah memberitahu pengadilan Khusus NIA bahwa kasus pembunuhan Mansukh Hiran juga ada hubungannya sehingga akan diselidiki dengan kasus ini. Pengadilan Thane Sessions juga telah memberi tahu ATS untuk menghentikan penyelidikan kasus pembunuhan Mansukh Hiran dan menyerahkan semua dokumen ke NIA hari ini.

Kartu Aadhar palsu

Asisten Inspektur Polisi Sachin Waze yang ditangkap, yang namanya muncul dalam kasus kematian Mansukh Hiran diduga menggunakan kartu Aadhar palsu saat memesan kamar di sebuah hotel bintang 5 di Mumbai, kata sumber NIA.

Menurut sumber NIA, Waze memesan kamar di hotel bintang 5 di Mumbai antara 16 hingga 20 Februari. Dia juga terlihat membawa lima tas di hotel dalam rekaman CCTV hotel.

Waze, Asisten Inspektur Polisi di Unit Intelijen Kejahatan (CIU) ditangkap sehubungan dengan penyelidikan pemulihan bahan peledak dari sebuah mobil yang diparkir di dekat rumah Mukesh Ambani di Mumbai pada 25 Februari.

Penahanan NIA

Waze yang dipindahkan ke Pusat Fasilitasi Warga di Markas Besar Kepolisian Mumbai setelah namanya disebutkan dalam kasus kematian Mansukh Hiren, telah dikirim ke tahanan NIA hingga 25 Maret, sehubungan dengan dugaan peran dan keterlibatannya dalam menempatkan kendaraan yang sarat bahan peledak. .

Hiran, pemilik kendaraan yang ditemukan mengandung bahan peledak di luar rumah Ketua Reliance Industries Mukesh Ambani, ditemukan tewas di sungai pada 5 Maret di Thane.

Author : Bandar Togel