HEalth

NegOr Guv mengutip upaya untuk mendukung program kesehatan di tengah pandemi

Big News Network

[ad_1]

NEGROS ORIENTAL, 6 Januari (PIA) – Seiring dengan berlanjutnya pandemi COVID-19, Negros Oriental terus berupaya untuk meningkatkan kesehatan dan layanan lainnya bagi penduduknya di bawah program benderanya di HELP atau Kesehatan, Pendidikan dan Lingkungan, Mata Pencaharian Program untuk Perdamaian dan Pembangunan.

Dalam laporan akhir tahun, Gubernur Roel Degamo mengatakan selama karantina masyarakat yang ditingkatkan, pemerintah provinsi telah mengalokasikan dana yang cukup besar untuk operasi tanggap dan bantuan dalam hal pasokan makanan dan kebutuhan dukungan logistik lainnya.

Ini termasuk bantuan yang diberikan kepada lebih dari 150.000 orang dari tiga distrik kongres di provinsi tersebut.

Dengan inisiatif kesehatan provinsi, Degamo mengatakan bahwa dari 23.235 pasien rawat inap yang dilayani oleh Rumah Sakit Provinsi Negros Oriental (NOPH), 10.423 telah memanfaatkan bantuan keuangan melalui Malasakit Center.

Untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit, mesin CT scan baru diperoleh dan telah melayani 830 pasien dengan mesin ultrasound tambahan, mesin X-ray, penganalisis kultur darah baru, dan penganalisis identifikasi dan kerentanan mikroba untuk Laboratorium NOPH, katanya.

Degamo mengatakan untuk mengatasi pandemi penyakit virus korona yang sedang berlangsung, provinsi telah menganggarkan P47.5-M untuk mendirikan fasilitas isolasi 34 kamar yang telah melayani sekitar 451 pasien terduga dan terkonfirmasi COVID-19 serta laboratorium molekuler yang telah melakukan 2.798 tes sampai saat ini.

Pelayanan laboratorium atau swab testing untuk saat ini masih gratis untuk umum, imbuhnya.

Gubernur melaporkan bahwa program imunisasi terutama di kalangan anak-anak dan program kesehatan lainnya terus berlanjut dalam skala provinsi di tengah pandemi COVID-19, memvaksinasi lebih dari 10.000 anak.

Provinsi tersebut juga memperkenalkan vaksin pneumokokus kepada 1.916 lansia, dan vaksin influenza untuk 4.451 lansia.

Degamo juga menyoroti praktik terbaik provinsi, seperti Rumah Sakit Dasar Komunitas Amio dan Rumah Sakit Dasar Komunitas Dawis yang telah melaksanakan Kelas Ibu setidaknya sekali atau dua kali sebulan selama jadwal pranatal, dan tes pendengaran bayi baru lahir untuk melengkapi paket pemeriksaan bayi baru lahir.

Akibatnya, dengan semua prakarsa prioritas pada kesehatan, Degamo mengatakan tahun 2020 telah menjadi tahun yang menantang dan bermanfaat tidak hanya bagi provinsi tetapi seluruh negeri.

“Upaya kami dan banyak intervensi kesehatan dan medis lainnya yang dilaksanakan oleh IPHO (Dinas Kesehatan Provinsi Terpadu) menghasilkan penurunan angka gizi buruk dari 5,2 persen pada 2019 menjadi 4,8 persen pada 2020 – penurunan yang luar biasa,” tambah Degamo. (jct / PIA7 Negros Oriental)

Author : Data Sidney