Host

NCIP XII meluncurkan Project Epanaw yang menyoroti ICC / IP

Big News Network


KOTA KIDAPAWAN, Cotabato Utara, 23 Maret (PIA) – Komisi Nasional Masyarakat Adat (NCIP) XII, bekerja sama dengan Badan Promosi Departemen Pariwisata dan pemangku kepentingan lainnya meluncurkan tiga buku meja kopi di sini Senin (22 Maret) yang menguraikan keindahan kelas dunia dari budaya Masyarakat Adat (IP) dan kontribusinya kepada komunitas.

Buku-buku yang merupakan bagian dari Proyek NCIP Epanaw, atau “perjalanan” terdiri dari “Pagkilala” yang berisi profil Komunitas Budaya Adat (ICCs) / IPs, “Paggalang” yang menyoroti ritual dan festival mereka, dan “Pagtaguyod” yang menampilkan tujuan wisata, kawasan lindung, sumber daya alam, dan infrastruktur penting dalam domain leluhur mereka.

Buku coffee table dibagikan kepada instansi pemerintah mitra NCIP, unit pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan untuk dipajang di kantor masing-masing dengan harapan banyak masyarakat yang dapat mengenal dan mengapresiasi kekayaan warisan dan budaya masyarakat adat.

Selain peluncuran buku yang dilaksanakan di Paviliun Balai Kota LGU Kidapawan, Project Epanaw juga menghadirkan pameran foto yang akan berlangsung hingga 29 Maret 2021. Minggu (21/3), proyek yang sama juga diluncurkan di SM City General Santos.

Direktur regional NCIP XII Jeanne Anne Moendeg-Zoilo mengatakan Proyek Epanaw adalah kesempatan untuk menemukan perjalanan yang berarti dari Penduduk Asli saat dia mengundang semua orang untuk mengambil bagian dalam pemenuhan hak kekayaan intelektual.

“Saya mengundang Anda semua untuk bergabung dengan kami dalam perjalanan Epanaw dan saya mengundang Anda semua untuk pelestarian, perlindungan, penghormatan, dan untuk pengakuan hak-hak Masyarakat Adat,” kata pejabat itu. (Provinsi PIA Cotabato)

Author : Data Sdy