UK Business News

MILG memberikan insentif untuk melakukan LGU, meluncurkan ‘Salamat Awards’

Big News Network

[ad_1]

MARAWI CITY, 29 Desember- Sebanyak 118 Unit Pemerintah Daerah (LGU) di wilayah Bangsamoro diberikan penghargaan dan insentif atas kinerja mereka yang luar biasa untuk tahun 2020.

Menteri Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah. Naguib Sinarimbo mengatakan hal itu melalui Penghargaan Penilaian Fungsional Pemerintah Daerah (LoGFA) dan Penghargaan Insentif Lupon Tagapamayapa (LTIA) dari kementeriannya.

Upacara pemberian penghargaan dilakukan pada hari Jumat, 18 Desember, di Kompleks Budaya Shariff Kabunsuan di Kota Cotabato.

51 LGU dari provinsi Maguindanao, Lanao del Sur, Basilan, Sulu, dan Tawi-Tawi dianugerahi LoGFA, di mana masing-masing menerima Php200.000 dan plakat pengakuan. LoGFA bertujuan untuk menentukan, mengoperasionalkan, dan menilai fungsionalitas LGU di wilayah tersebut.

Sementara itu, delapan (8) barangay mengantongi LTIA di mana sang juara menerima Php125.000, tempat pertama dengan Php100.000, dan Php75.000 untuk tempat kedua.

Untuk kategori kelas 4-6, Brgy. Kauran di Ampatuan, Maguindanao dinyatakan sebagai juara. Tempat pertama dan kedua masing-masing diberikan kepada Brgy. Mao di Datu Abdullah Sangki dari provinsi yang sama dan ke Brgy. Pindolonan di Buadiposo Bunting, Lanao del Sur.

Untuk kategori kelas 1-3 diraih oleh Brgy. Rempes di Upi, Maguindanao, juara 1 dan 2 adalah Brgy. Grup Cebuano di Wao, Lanao del Sur, dan Brgy. Tumahubong di Sumisip, Basilan.

Brgy. Tumbras di Midsayap, Cotabato Utara menerima Php125.000 di bawah kategori kawasan geografis khusus, sedangkan Brgy. Limo-ok di Kota Lamitan, Basilan juga mendapatkan penghargaan yang sama untuk kategori kota.

Selanjutnya, masing-masing Php20.000 juga diberikan kepada 10 barangay dari provinsi Maguindanao, Lanao del Sur, Basilan, Sulu, dan kota Lamitan untuk menjadi finalis regional.

“Ini bertujuan untuk mengakui pemerintah daerah dan barangay fungsional yang ‘Lupon Tagapamayapa’-nya unggul dalam menyelesaikan perselisihan di komunitas mereka,” kata Sinarimbo.

Penghargaan Dewan Anti-Penyalahgunaan Narkoba juga diberikan kepada LGU yang mempertahankan status bebas narkoba dari barangay yang terkena dampak narkoba dan untuk mempertahankan status bebas narkoba dari barangay yang tidak terpengaruh.

49 kotamadya BARMM menerima penghargaan tersebut – 25 penerima penghargaan untuk mempertahankan status bebas narkoba dari barangay yang terkena dampak narkoba dan 24 untuk mempertahankan status bebas narkoba untuk barangay mereka yang tidak terpengaruh.

Selain LGU, MILG juga memberikan pengakuan kepada CSO yang telah melaksanakan intervensi kepada komunitas yang terkena dampak narkoba dan berkontribusi dalam mewujudkan wilayah bebas narkoba. Penerima penghargaan tersebut adalah Sidang Pimpinan Pemuda Sumisip, Yayasan Kadtabangan untuk Perdamaian dan Pembangunan Advokat Inc. dan Balay Mindanaw.

‘Terima kasih Award’ untuk LCE

Pada hari yang sama, MILG juga meluncurkan penghargaan SEAL (Salamat Excellence for Leadership Award) yang juga dikenal sebagai ‘Salamat Award’, yang dirancang untuk memberikan penghargaan kepada kinerja Kepala Eksekutif Lokal (LCE) di BARMM.

Sinarimbo mengatakan ‘Salamat Award’ adalah penghargaan paling bergengsi yang akan dilakukan oleh wilayah tersebut untuk mengakui LCE yang menunjukkan kinerja luar biasa.

“Penghargaan itu dinamai berdasarkan ketua pendiri Front Pembebasan Islam Moro (MILF) yang kualitas kepemimpinannya luar biasa,” kata Sinarimbo.

Program SEAL bertujuan untuk berkontribusi dalam pembentukan Tata Kelola Moral di BARMM dengan mempopulerkan prinsip kesukarelaan dan kepentingan umum utama seperti yang ditunjukkan oleh Sheikh Salamat Hashim sebagai kunci perdamaian dan pembangunan regional.

Upacara pemberian penghargaan untuk SEAL akan diadakan tahun depan di mana setiap penerima penghargaan akan diberikan piagam penghargaan, medali berlapis emas senilai Php250.000 dan proyek senilai Php2.5 juta.

Sinarimbo mengatakan hal itu juga akan mendorong kepala eksekutif dan pemimpin daerah untuk merangkul prinsip akuntabilitas, kepemimpinan partisipatif dan berorientasi layanan sebagai kunci pembangunan lokal; dan menanamkan dalam hati dan pikiran para pemimpin dan komunitas budaya patriotisme dan mempromosikan tanggung jawab sosial. (BPI / PIA ICIC)

Author : TotoSGP