Breaking Business News

MBCCI mendesak pemerintah untuk memompa ekonomi prima

Big News Network

[ad_1]

NEGROS OCCIDENTAL, 7 Januari (PIA) – Kamar Dagang dan Industri Metro Bacolod (MBCCI) mendesak pemerintah di tingkat nasional dan lokal untuk “memompa” ekonomi untuk mempercepat pertumbuhannya.

“Bisnis dibuka kembali dan diinvestasikan kembali tetapi sumber daya mereka, saat ini, tidak cukup besar untuk menghasilkan pekerjaan dan mata pencaharian untuk membangkitkan kembali ekonomi,” kata Chief Executive Officer MBCCI Frank Carbon.

“Perekonomian membutuhkan infus uang tunai yang besar dan hanya pemerintah yang berada dalam posisi untuk ‘memompa-prime’ melalui pengeluaran besar,” tambahnya.

Unit Pemerintah Daerah (LGU) memiliki kapasitas pinjaman dan Lembaga Keuangan Pemerintah (GFI) seperti Bank Pembangunan Filipina dan LANDBANK memiliki jalur pinjaman omnibus untuk mereka, katanya.

Fasilitas Pinjaman Omnibus dapat digunakan untuk program cash for work, bantuan keuangan untuk usaha mikro – hibah mikro atau pinjaman bantuan pangan untuk orang miskin dan infra proyek yang padat karya, ujarnya.

“Doktrin Mandanas” dapat dieksplorasi untuk menjamin pinjaman LGU, sarannya. Doktrin Mandanas memberikan alokasi pendapatan internal (IRA) yang lebih tinggi untuk LGU dari pajak yang dikumpulkan di tingkat nasional.

Menurut Carbon, pemerintah pusat juga dapat menawarkan Program Perlindungan Penggajian (PPP) bagi usaha kecil untuk mendorong mereka mempekerjakan kembali pekerjanya.

Miliaran peso yang masuk ke perekonomian akan meningkatkan daya beli masyarakat, dan dengan demikian meningkatkan kapasitas bisnis untuk meminjam dan mempekerjakan lebih banyak, jelasnya.

“Jika kita bisa melakukan ini, itu akan memberikan ‘sentakan besar’ bagi perekonomian dan mudah-mudahan, bisnis, besar dan kecil, mendapatkan kembali kepercayaannya dan berinvestasi kembali,” katanya.

Sementara itu, Carbon mengimbau kepada sektor ketenagakerjaan untuk berkoordinasi dengan Departemen Perdagangan dan Perindustrian (DTI) dan Departemen Pertanian (DA) agar harga bahan kebutuhan pokok terjangkau oleh keluarga miskin.

“Tolong bergandengan tangan dengan DTI- Dewan Koordinasi / Pemantau Harga dan DA, dan pastikan kebutuhan pokok terjangkau oleh rumah tangga berpenghasilan rendah,” katanya. (JSC / Lljr / PIA6 Negros Occidental)

Author : Bandar Togel Terpercaya