AT News

Maroko Meresmikan Pusat Uji Otomotif untuk Meningkatkan Kemampuan Domestik

Maroko Meresmikan Pusat Uji Otomotif untuk Meningkatkan Kemampuan Domestik


Rabat – Menteri Perindustrian, Digital, dan Ekonomi Hijau Maroko, Moulay Hafid Elalamy hari ini meresmikan Pusat Teknis Industri Peralatan Kendaraan (CETIEV 2.0) di Pusat Teknis Maroko (MTC) di Casablanca.

Upacara peresmian berlangsung dengan dihadiri oleh Ali Moamah, CEO CETIEV, dan Jacques Lestideau, direktur Pusat Teknis Maroko, serta Samir Cherfan, direktur wilayah Afrika dan Timur Tengah untuk Grup Stellantis.

Membutuhkan investasi sebesar MAD 95 juta ($ 10,59 juta), Kementerian Perindustrian membangun pabrik bekerja sama dengan Stellantis, sebelumnya dikenal sebagai PSA.

Pabrik tersebut merupakan hasil kesepakatan kemitraan yang ditandatangani kedua belah pihak pada 25 November 2019 di Casablanca. Kesepakatan itu menyangkut kegiatan pusat pengarah penelitian dan pengembangan (R&D) grup di MTC.

Kementerian Perindustrian mencairkan MAD 33 juta ($ 3,68 juta) untuk konstruksi dan peralatan sementara Stellantis menyediakan MAD 60 juta ($ 6,69 juta) lagi untuk akuisisi peralatan teknis dan instalasi tertentu.

Tersebar di area seluas 3.700 meter persegi, pabrik ini memiliki laboratorium, bengkel, kantor, serta ruang acara dan pelatihan.

CETIEV mempekerjakan sekitar 100 insinyur dan dilengkapi dengan platform dan bangunan berteknologi tinggi.

Insinyur dan pekerja akan melakukan tes fisik terkait pengembangan dan validasi otomotif, kegiatan yang sebelumnya dilakukan di luar negeri.

Pengujian fisik otomotif meliputi aspek kelistrikan, elektronik, mekatronika, akustik, dan getaran kendaraan, serta melakukan analisis sintesis kendaraan.

Peresmian baru ini akan berkontribusi pada pengetahuan Maroko di bidang R&D otomotif.

“Situs baru ini memberikan kontribusi yang cukup besar bagi pengembangan penelitian dan pengembangan sektor otomotif di Kerajaan dan memperkuat peningkatan kompetensi pusat,” kata Elalamy.

Dia menambahkan bahwa CETIEV 2.0 menggambarkan komitmen Stellantis “untuk mendukung kemajuan teknis dan teknologi sektor otomotif Maroko.”

Sementara itu, Samir Cherfan mencatat bahwa CETIEV 2.0 merupakan nilai tambah bagi industri otomotif Maroko yang akan menempati peringkat tinggi di kancah otomotif global. Cherfan mengatakan bahwa Stellantis “memberikan kontribusi besar pada sektor otomotif Maroko dengan menyediakan sumber daya manusia, teknologi, dan pelatihan.”

Dia menambahkan bahwa CETIEV akan menawarkan para insinyur dan teknisi 40.000 jam pelatihan pada tahun 2021.

Direktur regional Stellantis menyimpulkan dengan mengatakan bahwa total 36 juta kendaraan termasuk komponen yang menjalani pengujian di Maroko.


Author : https://singaporeprize.co/