UK Business News

Manila mulai menyuntikkan vaksin Sputnik V ke garis depan medis

Big News Network


CALOOCAN CITY, 5 Mei (PIA) – Kota Manila pada hari Selasa mulai menginokulasi frontliner medisnya menggunakan vaksin Sputnik V Rusia di Sta. Rumah Sakit Ana.

Vaksin yang diterima Pemprov DKI Jakarta pada Senin, 3 Mei 2018 itu diproduksi Balai Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya.

Wakil Walikota Maria Sheilah “Madu” Lacuna-Pangan mengatakan, garis depan medis akan ditusuk terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke kelompok prioritas lain yang ditetapkan oleh Departemen Kesehatan (DOH) dan Satuan Tugas Antar Badan (IATF).

“Seperti yang diinstruksikan oleh walikota kami, Walikota Isko Moreno, kami akan mengikuti katering yang ditetapkan untuk kami oleh IATF dan DOH. Jadi kami akan mulai dengan garis depan medis, A1,” kata Lacuna-Pangan.

“Setelah itu kalau tidak ada yang tersedia berapa hari mungkin dalam 2-3 hari akan kita serahkan ke kategori selanjutnya,” jelas Wawako yang juga seorang dokter ini.

Hadir dalam upacara vaksinasi adalah Administrator Kota Felix Espiritu, Sekretaris Kesehatan Filipina Francisco Duque III, Direktur DOH NCR Dr. Gloria Balboa, dan Asisten Sekretaris Kesehatan Elmer Punzalan.

Petugas Kesehatan Kota Dr. Arnold “Poks” Pangan mengatakan botol-botol itu cukup untuk memvaksinasi 3.000 petugas medis dari enam rumah sakit kabupaten dan rumah sakit pemerintah nasional di kota.

Hingga pukul 12:00, sekitar 59 frontliner medis telah divaksinasi menggunakan vaksin Sputnik V.

“Di sini, di Manila, ketika kami memiliki barang dagangan, toko kami terbuka bagi kami untuk divaksinasi. Kami di sini di Pemerintah Kota Manila akan melakukan segalanya agar anak-anak kami di Manila dapat divaksinasi secepat mungkin,” Dr. Kata makanan.

Sta. Direktur Rumah Sakit Ana Dr. Grace Padilla mengatakan bahwa meskipun sekitar 70 persen petugas kesehatan rumah sakit telah divaksinasi, mereka yang belum ditusuk masih didorong untuk diinokulasi.

“Kami terus mendorong mereka untuk divaksinasi karena kami berada di pusat COVID-19, jadi risiko kami lebih tinggi daripada petugas perawatan kesehatan lainnya,” Dr. Kata Padilla.

Sekitar 79.593 orang yang berada di garis depan medis, lansia, dan mereka yang memiliki penyakit penyerta telah divaksinasi oleh Pemerintah Kota Manila pada pukul 6 sore pada hari Senin, 3 Mei. Dari jumlah ini, 25.341 telah menerima dosis kedua. (PIA NCR)

Author : TotoSGP