Breaking News

Lebih dari 265.000 orang di Jerman menerima vaksin COVID-19

Big News Network

[ad_1]

BERLIN, 5 Januari (Xinhua) – Sebanyak 265.986 orang telah menerima vaksin COVID-19 di Jerman pada hari Senin, kata Robert Koch Institute.

Di antara mereka yang divaksinasi lebih dari 114.600 penghuni panti jompo dan sekitar 123.100 staf medis, menurut data yang dikumpulkan dari negara bagian federal. Program vaksinasi COVID-19 negara itu dimulai pada 27 Desember.

“Vaksinasi membuka jalan keluar dari pandemi,” kata Menteri Kesehatan Jens Spahn kepada surat kabar Jerman, Rheinische Post, Senin. “Selangkah demi selangkah, kami akan dapat memvaksinasi lebih banyak orang dan dengan demikian, selangkah demi selangkah, mendapatkan lebih banyak normalitas kembali.”

Angka dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan bahwa Jerman telah mendaftarkan hampir 1,8 juta kasus virus korona dan sekitar 35.000 orang telah terbunuh oleh penyakit tersebut.

Pemerintah Jerman telah menekankan bahwa vaksin akan terbatas pada awalnya dan perlu untuk diprioritaskan. Warga berusia di atas 80 tahun serta staf dan penghuni panti jompo dan panti jompo termasuk di antara kelompok pertama yang diinokulasi.

1,3 juta dosis vaksin pertama dikirim ke Jerman pada akhir tahun 2020. Pemerintah berencana mendistribusikan 670.000 dosis vaksin setiap minggu mulai Januari 2021 dan seterusnya.

Juru bicara pemerintah Steffen Seibert mengatakan dalam konferensi pers pada hari Senin bahwa program vaksinasi Jerman adalah “upaya bersama” dari pemerintah negara bagian Jerman dan federal dengan tujuan mencapai vaksinasi “sebaik mungkin, seadil mungkin dan secepat mungkin. “

Karena angka infeksi dan tingkat kematian yang tinggi, negara Eropa telah memasuki lockdown nasional dengan pembatasan kontak yang ketat dan penutupan bar, restoran, dan fasilitas rekreasi yang berlangsung hingga setidaknya 10 Januari. Namun, perpanjangan penguncian menjadi semakin mungkin. .

Kanselir Angela Merkel dan kepala negara federal Jerman dijadwalkan bertemu pada hari Selasa untuk memutuskan langkah lebih lanjut untuk menangkal penyebaran COVID-19 di negara itu.

Author : Bandar Togel