Foods

Krisis ekonomi meredam harapan anak muda Suriah untuk masa depan

Big News Network


DAMASCUS, 1 Mei (Xinhua) – Bagi Amir Dayrawan, 29 tahun, yang menghabiskan tahun-tahun emas masa mudanya dalam perang, masa depan bukanlah mimpi yang cerah, melainkan momok menakutkan karena banyaknya patah hati yang dialaminya di masa lalu.

Hidupnya tidak mudah, karena ayahnya meninggal 20 tahun lalu. Seperti kebanyakan orang Suriah, keluarga Dayrawan tidak pernah membayangkan perang Suriah akan berlarut-larut selama satu dekade, yang menyebabkan penderitaan dan kesulitan ekonomi yang tak ada habisnya.

PBB mengatakan tahun lalu bahwa ketahanan pangan dan mata pencaharian warga Suriah sangat terpengaruh, di negara di mana 80 persen penduduknya sudah hidup di bawah garis kemiskinan internasional sebesar 1,90 dolar AS per hari.

Diproduksi oleh Xinhua Global Service

Author : Togel SDY