Breaking News

Korban tewas dalam pemboman truk Logar meningkat menjadi 26

Korban tewas dalam pemboman truk Logar meningkat menjadi 26


(Terakhir Diperbarui pada: 1 Mei 2021)

Korban tewas dalam ledakan bom truk Logar telah meningkat menjadi 26, kata pejabat setempat Sabtu sore.

Menurut petugas, sebuah truk bermuatan bahan peledak meledak di sebuah wisma saat orang-orang berbuka puasa pada Jumat malam.

Para pejabat menyatakan, sebagian besar korban adalah mahasiswa yang sedang menunggu ujian masuk perguruan tinggi (Kankor).

Sedikitnya 110 orang lainnya terluka dalam ledakan itu.

“Ledakan itu terjadi sekitar pukul 7 malam. Semua korban adalah pelajar yang datang ke kota untuk mengikuti tes Kankor, ”kata Abdul Qayum Rahimi, Gubernur Logar.

Ledakan itu, sementara itu, menyebabkan jutaan warga Afghanistan kehilangan warga sipil, kata Rahimi.

Menurut Rahimi, puluhan toko dan pasar, rumah sakit umum provinsi, dan rumah hunian rusak parah dalam kejadian tersebut.

Ledakan itu juga memicu protes lokal dan internasional.

Wakil Presiden Pertama Amrullah Saleh mengutuk “serangan teroris keji” di Logar.

“Bom mobil telah menewaskan dan melukai puluhan warga sipil, terutama lulusan kelas 12 di sebuah asrama swasta yang sedang mempersiapkan ujian masuk Universitas,” cuit Saleh.

Saleh menyalahkan Taliban. Namun, grup tersebut belum berkomentar terkait hal ini.

“Pakistan memasok amonium nitrat dan bahan peledak,” tambah VP Saleh.

“Saya mengutuk keras serangan teroris pengecut kemarin terhadap warga sipil di Pul-e Alam di Provinsi Logar selama waktu buka puasa di bulan Ramadhan. Pikiran dan doa kami bersama para korban dan keluarga mereka pada saat-saat sulit ini, ”kata Ketua HCNR Abdullah Abdullah.

Sementara itu, Kuasa Usaha Ross Wilson dari Kedutaan Besar AS di Kabul juga mengutuk ledakan tersebut.

“Kami mengutuk ini dan semua tindakan kekerasan terhadap warga Afghanistan. Saya turut berbela sungkawa kepada keluarga dan teman-teman para korban, “cuit Wilson.

Kedutaan Besar Inggris di Kabul juga mengutuk serangan tersebut, dengan menyatakan: “Kekerasan yang tidak masuk akal terhadap warga sipil ini harus dihentikan.”

“Di bulan suci Ramadhan, berita mengerikan tentang bom mobil di Pul-e-Alam, provinsi Logar, menewaskan dan melukai warga sipil tak berdosa, termasuk pelajar, malam ini. Ini adalah tragedi bagi seluruh negeri dan pikiran kami pergi ke semua yang terpengaruh. Kekerasan yang tidak masuk akal ini harus dihentikan, ”kata Uni Eropa.

UNAMA menyatakan bahwa PBB “marah dengan ledakan kendaraan bunuh diri di sebuah wisma di Pul-e Alam Logar tadi malam yang menewaskan 21 pria dan melukai lebih dari 100 orang lainnya, termasuk 16 anak-anak dan 12 wanita, menurut temuan awal.”

Sejauh ini, tidak ada kelompok termasuk Taliban atau Daesh yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Author : Bandar Togel