Asia Business News

Ketakutan inflasi melemahkan saham-saham di China, dolar AS rebound

Big News Network


SYDNEY, NSW, Australia – Ketakutan inflasi melemahkan saham-saham di China daratan dan Hong Kong pada hari Jumat, sementara kenaikan moderat tercatat di Tokyo.

Di Australia, saham ditutup datar.

Ini meskipun Standard dan {Poor’s 500 di AS memecahkan rekor tertinggi baru dalam semalam.

“Pasar Asia sekali lagi mengadopsi postur yang lebih berhati-hati hari ini. Geopolitik tidak pernah jauh dari permukaan, bahkan jika sering hilang dalam kebisingan pemulihan global,” Jeffrey Halley dari Oanda dikutip oleh MarketWatch mengatakan dalam sebuah laporan.

Pada penutupan Jumat, Australian All Ordinaries nyaris tidak berubah, hanya naik 2 poin atau 0,/03 persen menjadi 7.252,30.

Di Jepang, Nikkei 225 naik tipis 59,08 poin atau 0,20 persen menjadi 29.768,06.

Pada saat penulisan, Shanghai Composite China dan Hang Seng di Hong Kong masih diperdagangkan, tetapi keduanya berada di wilayah negatif.

Kenaikan mata uang utama terhadap dolar AS semalam menguap selama zona perdagangan Asia. Euro tergelincir kembali ke 1,/1885 pada penutupan Sydney Jumat. Pound Inggris merosot ke 1,3671. Yen Jepang sedikit lebih lemah di 109,42. Franc Swiss turun tipis menjadi 0,9258.

Dolar Kanada melemah menjadi 1,2609. Dolar Australia melemah tajam pada 0,7591. Di Selandia Baru, kiwi turun ke 0,7011.

Semalam di Wall Street, indeks Dow Jones naik 57,31 poin atau 0,17 persen pada 33.503,57.

The Standard and Poor’s 500 menguat 17,22 poin atau 0,42 persen ke level tertinggi sepanjang masa di 4.097,17.

Nasdaq Composite yang sarat teknologi melakukan yang terbaik dari semuanya, naik 140,07 poin atau 1,03% menjadi 13.829,31.

Author : https://totosgp.info/