Breaking News

Kecelakaan Pesawat Sudan Selatan Tewaskan Semua 10 Penumpang | Voice of America

Kecelakaan Pesawat Sudan Selatan Tewaskan Semua 10 Penumpang | Voice of America


JUBA, SUDAN SELATAN – Otoritas penerbangan sipil Sudan Selatan telah mengirimkan tim untuk menyelidiki kecelakaan pesawat pada Selasa di negara bagian Jonglei yang menewaskan 10 orang, termasuk dua awaknya.

Kur Kuol, direktur Otoritas Penerbangan Sipil Sudan Selatan, mengatakan kepada VOA Sudan Selatan di Focus Rabu bahwa penyelidikan awal menunjukkan kedua mesin mati beberapa menit sebelum pesawat jatuh.

“Hanya dalam 10 menit dari Pieri, menurut informasi yang kami miliki, satu mesin berhenti dan kemudian hendak kembali ke lapangan terbang, yang lain berhenti sehingga pesawat tersebut jatuh,” kata Kuol.

Pesawat penumpang komersial HK-4274 milik South Supreme Airlines, milik pengusaha Sudan Selatan Ayii Duang Ayii. Pesawat itu terbang dari Juba ke Pibor ketika jatuh di Landasan Udara Pieri di Uror County.

Gubernur Negara Bagian Denay Jock Chagor menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Selasa, Chagor mengonfirmasi semua delapan penumpang dan dua awak pesawat tewas dalam kecelakaan itu.

Penyelidik dengan Otoritas Penerbangan Sipil Sudan Selatan sedang mencari kotak hitam pesawat, kata Kuol.

Pesawat dalam kondisi baik sebelum lepas landas, menurut Ayii Duang Ayii, direktur South Supreme Airlines.

“Tidak ada pesawat yang boleh lepas landas jika ada masalah teknis. [A] kapten tidak dapat menerima lepas landas ketika dia tahu ada beberapa masalah di pesawat, jadi kami tidak tahu apa yang terjadi dengan pesawat itu, ”kata Ayii kepada Sudan Selatan di Focus.

Pesawat itu dipiloti bersama oleh seorang pilot Sudan Selatan / Amerika berusia 30 tahun yang menerima pelatihan penerbangan di AS sebelum kembali ke Sudan Selatan lebih dari 10 tahun yang lalu, ketika ia mulai bekerja untuk South Supreme Airlines.

Ayii mengatakan pihak maskapai akan menghormati temuan investigasi tersebut.

“Setiap pesawat berada di bawah aturan nasional. Nanti kami akan mencari tahu penyebab kecelakaan itu dan siapa yang harus disalahkan, ”kata Ayii kepada VOA.

Pada Maret 2017, Antonov An-26 milik South Supreme Airlines hancur dalam kebakaran setelah jatuh di Bandara Wau dalam penerbangan domestik dari Juba.

Author : Bandar Togel