World

Kecelakaan pesawat di Indonesia: Penyelam menemukan puing-puing pesawat Sriwijaya Air penerbangan 182

Kecelakaan pesawat di Indonesia: Penyelam menemukan puing-puing pesawat Sriwijaya Air penerbangan 182

[ad_1]

saya

Para penyelam Indonesia telah menemukan bagian-bagian badan pesawat Boeing 737-500 yang jatuh ke laut dengan 62 orang di dalamnya segera setelah lepas landas dari Jakarta.

Tim penyelamat Indonesia awalnya menemukan bagian tubuh, potongan pakaian dan potongan logam dan kemudian menemukan puing-puing dari penerbangan SJ182 di kedalaman 75 kaki di Laut Jawa.

Masih belum jelas apa yang menyebabkan bencana tersebut dan belum ada tanda-tanda korban selamat.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan beberapa benda yang ditemukan termasuk bagian registrasi pesawat.

Dia menambahkan: “Kami menerima laporan dari tim penyelam bahwa jarak pandang di dalam air bagus dan jernih, memungkinkan penemuan beberapa bagian pesawat.

Kami yakin itulah titik di mana pesawat itu jatuh.

Nelayan di sekitar Kepulauan Seribu, gugusan pulau di utara pantai Jakarta, melaporkan mendengar ledakan sekitar pukul 14.30 waktu setempat pada Sabtu (07.30 waktu Inggris).

“Kami mendengar ada ledakan, kami mengira itu bom atau tsunami karena setelah itu kami melihat cipratan besar dari air,” kata nelayan Solihin, yang hanya bernama satu ini.

“Saat itu hujan deras dan cuaca sangat buruk. Sehingga sulit untuk melihat sekeliling dengan jelas. Tapi kita bisa melihat percikan dan gelombang besar setelah suara-suara itu. Kami sangat terkejut dan langsung melihat puing-puing pesawat dan bahan bakar di sekitar perahu kami. ”

Menteri Perhubungan Indonesia Budi Karya Sumadi mengatakan Penerbangan SJ182 ditunda selama satu jam sebelum lepas landas pada pukul 14.36. Itu menghilang dari radar empat menit kemudian, setelah pilot menghubungi kontrol lalu lintas udara untuk naik ke ketinggian 29.000 kaki, katanya.

Presiden Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena mengatakan pesawat yang berusia 26 tahun dan sebelumnya digunakan oleh maskapai penerbangan di Amerika Serikat itu layak terbang. Dia mengatakan kepada wartawan pada hari Sabtu bahwa pesawat tersebut sebelumnya telah terbang ke Pontianak dan kota Pangkal Pinang pada hari yang sama.

“Laporan pemeliharaan mengatakan semuanya berjalan dengan baik dan layak terbang,” kata Jauwena dalam konferensi pers. Dia mengatakan pesawat ditunda karena cuaca buruk, bukan karena kerusakan.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan: “Saya mewakili pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia dalam menyampaikan belasungkawa yang dalam atas tragedi ini,”

Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia, dengan lebih dari 260 juta orang, telah dilanda kecelakaan transportasi di darat, laut dan udara karena kepadatan kapal feri yang berlebihan, infrastruktur yang sudah tua, dan standar keselamatan yang tidak ditegakkan dengan baik.

Pesawat yang terlibat dalam insiden hari Sabtu tidak memiliki sistem kontrol penerbangan otomatis yang berperan dalam kecelakaan Lion Air dan kecelakaan lain dari jet 737 Max 8 di Ethiopia lima bulan kemudian, yang menyebabkan Max 8 dilarang terbang selama 20 bulan. .

Author : Togel HKG