AT News

Kebangkitan industri motor lokal berada di puncak prioritas pemerintah Zimbabwe

Big News Network


HARARE, 21 Februari (Xinhua) – Pemerintah Zimbabwe bertekad untuk menghidupkan kembali industri kendaraan bermotor yang dulu dinamis sebagai bagian dari upayanya untuk mempromosikan konsumsi produk lokal.

Langkah ini juga akan memastikan pengembangan rantai nilai, menghasilkan mata uang asing, dan menciptakan lapangan kerja.

Tom Sarimana, General Manager Quest Motors, sebuah perusahaan manufaktur kendaraan, baru-baru ini mengatakan bahwa perusahaan tersebut memiliki kapasitas untuk memenuhi permintaan lokal, penyiar yang dikelola negara ZBC melaporkan hari Minggu.

“Kami dapat memproduksi lebih dari 10.000 kendaraan dan kami dapat mempekerjakan setidaknya 3.500 pekerja per hari dalam tiga shift delapan jam jika bisnis ada di sana.

“Fasilitasnya ada dan begitu pula infrastrukturnya. Kami juga sudah mulai membuat jig kami sendiri yang bertentangan dengan apa yang kami lakukan di masa lalu,” katanya.

Quest, yang mulai beroperasi di Zimbabwe pada tahun 1960, saat ini memegang franchise untuk produsen mobil dari China seperti Foton, JMC dan Chery, serta untuk pabrikan Jepang – Mitsubishi dan Toyota.

Quest selama bertahun-tahun juga merakit bus Volvo, Leyland, dan Nissan, dan saat ini memegang hak waralaba untuk membangun bus Yutong dan Zhongtong milik China.

Sekai Nzenza, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Zimbabwe mengatakan kebangkitan industri otomotif lokal menjadi prioritas utama pemerintah.

“Di bawah mandat presiden untuk produksi lokal, inovasi, penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, kami sebagai kementerian perindustrian dan perdagangan telah mengambil arahan presiden untuk mempromosikan produksi lokal dengan sangat serius,” kata Nzenza.

Industri motor dipandang strategis dalam perputaran ekonomi mengingat dampaknya yang tak ternilai dalam penciptaan lapangan kerja, nilai tambah, dan kontribusinya terhadap PDB.

Selain menciptakan lapangan kerja, perakitan kendaraan secara lokal juga diharapkan memiliki efek riak pada perekonomian karena sejumlah besar bahan akan bersumber secara lokal.

Tahun lalu Menteri Keuangan Mthuli Ncube mengatakan Zimbabwe akan segera mulai memproduksi bus lokal untuk sistem transportasi umum massal.

Produsen kendaraan Zimbabwe telah berjuang untuk tetap bertahan karena pemerintah, yang merupakan pelanggan terbesar mereka, selama bertahun-tahun menghindari kendaraan yang diproduksi secara lokal dan lebih memilih impor.

Selain Quest Motors, perusahaan perakitan mobil lain di Zimbabwe termasuk AVM Africa, pembuat bus dan truk, dan Willowvale Motor Industries (WMI) dengan anak perusahaannya, Deven Engineering.

Author : https://singaporeprize.co/