Breaking News

Israel menyetujui jam malam untuk mengekang penyebaran COVID-19 selama liburan Purim

Big News Network


JERUSALEM, 23 Februari (Xinhua) – Kabinet khusus Israel yang menangani pandemi COVID-19 menyetujui jam malam tiga hari untuk menahan penyebaran virus selama liburan Purim yang akan datang.

Jam malam nasional akan diberlakukan dari Kamis hingga Minggu dan akan berlangsung dari pukul 8:30 malam (1830 GMT) hingga 5 pagi (0300 GMT) keesokan paginya, menurut pernyataan pemerintah.

Selama jam malam, angkutan umum antar kota akan dihentikan untuk mencegah orang mengikuti kegiatan tradisional Purim.

Sebelumnya pada hari Selasa, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan tindakan itu bertujuan untuk mencegah pertemuan besar selama hari-hari Purim, hari libur Yahudi yang secara tradisional dirayakan di Israel dengan pesta kostum dan parade besar.

Keputusan untuk memberlakukan jam malam datang kurang dari tiga minggu setelah Israel mulai keluar dari penguncian COVID-19 nasional enam minggu.

Kementerian Kesehatan Israel melaporkan 4.329 kasus COVID-19 baru pada hari Selasa, meningkatkan penghitungan di negara itu menjadi 758.810.

Korban tewas akibat COVID-19 di Israel mencapai 5.631 setelah 38 kematian baru ditambahkan, sementara total pemulihan di Israel naik 2.806 menjadi 712.002.

Jumlah orang yang divaksinasi COVID-19 di Israel telah melampaui 4,5 juta, atau 48,4 persen dari total populasi, sejak kampanye vaksinasi dimulai pada 20 Desember 2020.

Author : Bandar Togel