AT News

Inovasi untuk industri akan muncul dari JK pasca-COVID

Big News Network


Jammu (Jammu dan Kashmir) [India], 13 April (ANI): Letnan Gubernur Jammu dan Kashmir Manoj Sinha pada hari Senin mengatakan bahwa di era pasca-COVID, penemuan dan inovasi baru untuk industri dan pasar akan muncul dari Wilayah Persatuan.

Sinha meresmikan Pusat Penemuan, Inovasi, Inkubasi, dan Pelatihan (CIIIT) di Politeknik Pemerintah yang didirikan dengan biaya Rs 181,56 crore.

“Jammu yang selama ini dikenal sebagai kota pura, kini juga akan diidentifikasikan sebagai Kota Institusi dengan dibentuknya IIT, IIM, Universitas Pusat, AIIMS, dan institusi pendidikan lainnya,” kata Sinha.

“Menurut data, setiap bulan 10 inovasi terjadi di dunia yang mengubah kebutuhan pasar,” katanya.

“Era pasca-COVID, penemuan baru dan inovasi baru untuk industri dan pasar akan muncul dari Jammu dan Kashmir. Dengan pelatihan teknologi digital, generasi muda kita akan membantu memperkuat sistem di sektor jasa seperti bank dan kantor pos,” tambahnya.

LG mencatat bahwa CIIIT Jammu akan membantu menciptakan kumpulan talenta besar yang tidak hanya akan mendapatkan pekerjaan di industri otomotif, industri dirgantara, industri manufaktur, elektronik, dan industri minyak dan gas, tetapi juga dapat memulai start-up mereka sendiri.

“Tingkat pengangguran di Jammu dan Kashmir telah turun dari 16,1 persen pada September tahun lalu menjadi 9 persen. Ini lebih baik daripada Delhi, Goa, Himachal, Rajasthan, Bihar, Jharkhand, dan penghargaan diberikan kepada semua lapisan masyarakat dan pemuda berbakat kita, “kata Sinha.

Mengutip laporan Global Innovation Index 2020, Lt Governor mengatakan India dengan ekosistem start-up yang kuat menempati urutan ketiga di dunia setelah AS dan Inggris.

“Di bawah kepemimpinan Perdana Menteri, negara kami telah muncul sebagai pusat start-up yang besar. 70 start-up telah dimulai di Jammu dan Kashmir,” tambahnya. (ANI)

Author : https://singaporeprize.co/