Host

India, Pakistan bertukar daftar tahanan sipil, nelayan

Big News Network

[ad_1]

New Delhi [India], 1 Januari (ANI): India dan Pakistan pada hari Jumat bertukar melalui saluran diplomatik secara bersamaan di New Delhi dan Islamabad, daftar tahanan sipil dan nelayan dalam tahanan mereka.

India menyerahkan daftar 263 tahanan sipil Pakistan dan 77 nelayan dalam tahanan India ke Pakistan. Demikian pula, Pakistan telah membagikan daftar 49 tahanan sipil dan 270 nelayan dalam tahanannya, yang merupakan orang India atau diyakini sebagai orang India.

Ini sesuai dengan ketentuan Perjanjian 2008 di mana daftar tersebut dipertukarkan setiap tahun pada tanggal 1 Januari dan 1 Juli.

Pembebasan Kementerian Luar Negeri mengatakan, Pemerintah telah menyerukan pembebasan dini dan pemulangan tahanan sipil, personel pertahanan dan nelayan India yang hilang, bersama dengan perahu mereka, dari tahanan Pakistan.

Dalam konteks ini, Pakistan diminta untuk mempercepat pembebasan dan pemulangan tiga tahanan sipil India dan 185 nelayan India ke India yang telah dikonfirmasi kewarganegaraannya dan disampaikan ke Pakistan.

“Selain itu, Pakistan telah diminta untuk memberikan akses konsuler segera kepada para nelayan India dan 22 tahanan sipil yang berada dalam tahanan Pakistan dan diyakini orang India,” kata rilis itu.

Pemerintah juga meminta Pakistan untuk mempercepat pemberian visa kepada anggota tim ahli medis dan memfasilitasi kunjungan mereka ke Pakistan untuk menilai kondisi mental narapidana India yang dianggap tidak waras, yang ditempatkan di berbagai penjara Pakistan. Diusulkan juga untuk mengatur kunjungan awal Komite Yudisial Bersama ke Pakistan.

Pembebasan itu mengatakan India tetap berkomitmen untuk menangani, dengan prioritas, semua masalah kemanusiaan, termasuk yang berkaitan dengan tahanan dan nelayan di negara masing-masing.

“Dalam konteks ini, India juga telah mendesak Pakistan untuk mempercepat tindakan yang diperlukan pada akhirnya untuk mengkonfirmasi status kewarganegaraan dari 80 tahanan Pakistan, termasuk para nelayan, yang pemulangannya menunggu karena tidak adanya konfirmasi kewarganegaraan oleh Pakistan,” kata rilis itu.

Mengingat pandemi COVID-19, Pakistan telah diminta untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan semua tahanan sipil dan nelayan India dan diyakini sebagai tahanan sipil dan nelayan India, tambahnya (ANI)

Author : Data Sdy