Asia Business News

Indeks ekuitas turun lebih rendah tetapi saham logam bersinar

Big News Network


Mumbai (Maharashtra) [India], 16 Februari (ANI): Indeks acuan ekuitas menyerahkan keuntungan awal selama perdagangan volatile pada hari Selasa dan ditutup di zona merah.

Pakar pasar mengatakan pedagang membukukan keuntungan di seluruh counter untuk menyetel kembali portofolionya.

BSE SP Sensex ditutup 50 poin atau 0,1 persen lebih rendah pada 52.104 sedangkan Nifty 50 turun 1 poin atau 0,01 persen menjadi 15.313.

Indeks sektoral di Bursa Efek Nasional dicampur dengan Nifty IT turun 1,5 persen dan FMCG 0,7 persen. Tapi logam Nifty naik 2,9 persen dan PSU bank 1,7 persen.

Di antara saham, Axis Bank kehilangan 2,2 persen menjadi ditutup pada Rs 776,55 persen sementara ICICI Bank berakhir 2,3 persen lebih rendah pada Rs 658,15.

Bank Negara sektor publik India turun 1 persen menjadi Rs 402,90 per saham. Para pecundang besar lainnya adalah Nestle India, Hindustan Unilever, Titan, Tata Motors, Eicher Motors, Infosys dan Tata Consultancy Services.

Namun, Bank of Maharashtra, Bank Luar Negeri India, Bank Sentral India dan Bank India ditutup 20 persen lebih tinggi setelah laporan bahwa pemerintah berencana untuk memprivatisasi mereka.

Sementara itu, saham Asia menguat seiring optimisme pemulihan ekonomi global dan ekspektasi suku bunga rendah mendorong investasi ke aset berisiko.

Nikkei Jepang naik 1,28 persen ke level tertinggi dalam 30 tahun. Di Hong Kong, Indeks Hang Seng melonjak 1,9 persen mencapai level tertinggi 32-bulan dalam sesi perdagangan pertama sejak Kamis setelah liburan Tahun Baru Imlek.

Pasar China Daratan akan tetap tutup untuk liburan hingga Kamis, sementara Wall Street juga tutup pada hari Senin. (ANI)

Author : https://totosgp.info/