AT News

Indeks ekuitas pada downswing, saham otomotif dan farmasi merugi

Big News Network


Mumbai (Maharashtra) [India], 22 Feb (ANI): Indeks acuan ekuitas turun lebih rendah pada dini hari pada hari Senin di tengah kekhawatiran atas kenaikan inflasi dan imbal hasil obligasi.

Pada pukul 10:15 pagi, BSE SP Sensex turun 417 poin atau 0,82 persen pada 50.472 sedangkan Nifty 50 turun tipis 99 poin atau 0,66 persen menjadi 14.883.

Sebagian besar indeks sektoral di National Stock Exchange berada di zona merah dengan Nifty auto turun 0,9 persen dan farmasi 0,8 persen. Tapi Nifty metal naik 2,8 persen.

Di antara saham, MahindraMahindra kehilangan 2,4 persen menjadi Rs 858,05 per saham sementara Maruti Suzuki tergelincir 1,4 persen. Eicher Motors turun 1,3 persen menjadi Rs 2.550,50 per saham.

Penurunan besar lainnya adalah LarsenToubro, HDFC, Axis Bank, IndusInd Bank, HCL Technologies dan Tata Consultancy Services.

Namun, saham logam naik secara substansial dengan Hindalco naik 4,5 persen, Tata Steel 3,3 persen dan JSW Steel 3,2 persen. Selain itu, HDFC Bank, Adani Ports, ONGC dan Asian Paints juga diperdagangkan lebih tinggi.

Sementara itu, pasar saham Asia naik tipis karena ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan inflasi secara global mendorong komoditas.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2 persen. Nikkei Jepang pulih sebesar 1 persen dan Korea Selatan 0,4 persen. (ANI)

Author : https://singaporeprize.co/