Asia Business News

Indeks ekuitas melonjak 0,7 persen di tengah isyarat global yang kuat

Big News Network


Mumbai (Maharashtra) [India], 8 Januari (ANI): Indeks acuan ekuitas menguat selama dini hari pada hari Jumat mengikuti isyarat global yang positif di tengah harapan tambahan stimulus fiskal di Amerika Serikat dan optimisme tentang pemulihan ekonomi.

Pada pukul 10:15 pagi, BSE SP Sensex naik 346 poin atau 0,72 persen menjadi 48.439 sedangkan Nifty 50 naik tipis 107 poin atau 0,76 persen menjadi 14.244.

Kecuali untuk logam Nifty, semua indeks sektoral di National Stock Exchange berada di hijau dengan realty Nifty naik 2,2 persen, farmasi dan IT masing-masing 1,4 persen, dan otomotif 1,3 persen.

Di antara saham, produsen bahan kimia pertanian UPL menambahkan keuntungan 4,5 persen menjadi Rs 504,35 per saham sementara Bharat Petroleum Corporation naik 2,5 persen menjadi Rs 402.

DLF utama riil naik 2,2 persen menjadi Rs 251,05. Peraih keuntungan besar lainnya adalah Sun Pharma, Eicher Motors, SBI Life, Adani Ports dan Tata Motors.

Namun, saham logam turun dengan Hindalco kehilangan 1,5 persen dan Tata Steel 0,7 persen. Bajaj Finance, Bajaj Finserv, Titan dan Bharti Airtel juga diperdagangkan dengan bias negatif.

Sementara itu, saham Asia naik ke rekor tertinggi dengan Nikkei Jepang mencapai puncak tiga dekade karena investor melihat melampaui meningkatnya kasus virus korona dan kerusuhan politik di Amerika Serikat.

Suasana optimis datang setelah Wall Street mencapai rekor tertinggi sehari sebelumnya karena pasar bertaruh bahwa pemerintah baru yang dikendalikan Demokrat akan menyebabkan pengeluaran besar dan pinjaman untuk mendukung pemulihan ekonomi AS.

Suasana ceria tersebut mengangkat indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang yang naik 1 persen, menyentuh rekor tertinggi. Kospi Seoul memimpin dengan naik 2,8 persen.

Di Tokyo, Nikkei naik 1,73 persen, mencapai level tertinggi sejak Agustus 1990. Hang Seng Hong Kong naik 1,2 persen. (ANI)

Author : https://totosgp.info/