AT News

Indeks ekuitas datar dalam perdagangan yang bergejolak

Big News Network


Mumbai (Maharashtra) [India], 5 Maret (ANI): Indeks acuan ekuitas datar selama dini hari pada hari Jumat dengan saham perbankan dan logam mengalami kerugian di tengah isyarat global yang lemah.

Pada pukul 10:15 pagi, BSE SP Sensex turun 20 poin atau 0,04 persen menjadi 50.826 sedangkan Nifty 50 turun tipis 2 poin atau 0,01 persen menjadi 15.079.

Sebagian besar indeks sektoral di Bursa Efek Nasional berada di posisi merah dengan bank Nifty PSU turun 1,5 persen, bank swasta sebesar 1 persen dan logam sebesar 1 persen.

Di antara saham, IndusInd Bank turun 2,4 persen menjadi Rs 1.065,15 per saham sementara ICICI Bank turun 1,5 persen menjadi Rs 611,20. Bank HDFC juga merosot 1 persen menjadi Rs 1.535,15 per saham.

Bank Negara India, Wipro, Hindalco, Dr Reddy’s, Tata Motors dan Bajaj Auto juga diperdagangkan di zona negatif.

Namun, saham energi naik dengan ONGC naik 4,5 persen menjadi Rs 117,80 per saham, GAIL naik 3,5 persen, Bharat Petroleum Corporation 1,3 persen dan NTPC 1,1 persen.

Sementara itu, saham Asia turun ke posisi terendah satu bulan karena kenaikan imbal hasil obligasi AS kembali mengguncang investor ekuitas.

Rata-rata saham Nikkei Jepang retak 1,6 persen dan saham di Seoul turun 1,4 persen. Saham China berada di zona merah dengan indeks bluechip CSI300 turun 1,5 persen.

Itu mengirim indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang ke 684,52, terendah sejak 1 Februari.

Semalam, saham AS turun setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengecewakan beberapa investor dengan tidak menunjukkan bahwa Fed mungkin meningkatkan pembelian obligasi jangka panjang untuk menahan suku bunga jangka panjang. (ANI)

Author : https://singaporeprize.co/