AT News

Indeks ekuitas anjlok 2,4 persen karena meningkatnya infeksi Covid-19

Big News Network


Mumbai (Maharashtra) [India]12 April (ANI): Indeks acuan ekuitas merosot tajam pada dini hari pada Senin karena negara itu mencatat lonjakan besar 1,69 lakh kasus Covid-19 dalam 24 jam terakhir dan pembatasan diberlakukan di berbagai wilayah untuk menahan penyebaran virus. Pada pukul 10:15, BSE SP Sensex turun 1.231 poin atau 2,48 persen menjadi 48.360 sementara Nifty 50 jatuh 348 poin atau 2,34 persen menjadi 14.487.

Kecuali untuk farmasi Nifty, semua indeks sektoral lainnya di Bursa Efek Nasional berada di posisi merah dengan bank Nifty PSU turun 6,5 persen, bank swasta sebesar 4 persen, realty sebesar 5,4 persen, otomotif sebesar 3,8 persen dan logam sebesar 2,5 persen. persen.

Di antara saham, Bank IndusInd retak 6,8 persen menjadi Rs 860,20 per saham sementara Kotak Mahindra Bank turun 3,97 persen menjadi Rs 1.728,75. Bank Negara India turun 5,7 persen menjadi Rs 332,60.

Bajaj Finance turun 5,1 persen, Tata Motors 5 persen, Adani Ports 4,7 persen dan Eicher Motors 3,7 persen.

Namun, jurusan farmasi naik dengan Cipla naik 3,4 persen, Dr Reddy 1,5 persen dan Sun Pharma naik 0,5 persen.

Sementara itu, saham Asia goyah karena investor menunggu untuk melihat apakah pendapatan AS dapat membenarkan penilaian setinggi langit.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,6 persen dalam perdagangan yang lambat. Nikkei Tokyo turun tipis 0,5 persen sementara saham Korea Selatan hampir datar.

Chip biru China turun 0,9 persen menjelang serbuan angka-angka ekonomi dari negara itu. (ANI)

Author : https://singaporeprize.co/