AT News

Great Wall Motors Merutekan Ulang Rencana India -Untuk Mengimpor CKD, Model CBU

Big News Network


Great Wall Motors (GWM) terpukul dengan kejutan besar ketika Pemerintah Maharashtra telah membekukan investasi pembuat mobil China tersebut dengan latar belakang sengketa perbatasan antara India dan China. Di tengah meningkatnya kemarahan terhadap produk China, masuknya GWM ke pasar India berada di bawah bayang-bayang.

Sekarang tampaknya perusahaan telah merevisi strategi masuknya ke pasar India karena penundaan yang berlebihan dalam persetujuan FDI dari pemerintah pusat. Lonjakan besar dalam kasus Covid-19 juga tidak membantu masalah tersebut. Oleh karena itu, perusahaan sekarang telah menunda rencana awalnya untuk memasuki pasar utama dengan berbagai mobil yang dirakit atau diproduksi secara lokal.

Strategi GWM Baru Untuk India

Alih-alih, GWM sekarang mengadopsi pendekatan top-down yang berfokus pada impor peralatan knocked-down (CKD) dan unit yang sepenuhnya dibangun (CBU) ke pasar India. Di bawah skema revisi, GWM sekarang akan memasuki pasar India dengan SUV segmen D dan hatchback listrik atau SUV segmen B yang lebih kecil (saingan MG ZS EV). Model-model ini akan menjadi impor CBU sehingga akan menuntut harga yang lumayan.

Untuk membedakan dirinya dari pembuat mobil mapan di pasar India yang sangat kompetitif, GWM akan fokus pada mobilitas yang lebih bersih seperti teknologi sel bahan bakar hibrida, listrik, dan juga hidrogen. SUV andalan top-of-the-line kemungkinan akan dijual di bawah merek Haval dan akan ditawarkan dengan powertrain hybrid. Di sisi lain, palka listrik atau SUV yang lebih kecil diharapkan memakai merek ORA.

Tantangan yang Dihadapi GWM

Dengan masuknya GWM kembali ke jalurnya, operasi Presiden India perusahaan telah kembali ke negara itu bersama dengan beberapa ahli China dari tim produksi dan teknik untuk mengimplementasikan rencana alternatif.

Perusahaan telah mulai menjangkau beberapa lusin eksekutif untuk membangun tim kepemimpinan di bidang pemasaran, penjualan, dan pengembangan dealer. GWM sekarang menunggu persetujuan FDI dari Pemerintah Pusat yang diharapkan perusahaan mendapatkan sinyal hijau pada akhir kuartal kedua dari fiskal FY2022 saat ini.

Tantangan lain yang dihadapi GWM saat ini adalah perselisihan yang sedang berlangsung antara pekerja dan General Motors India di fasilitas Talegaon di Maharashtra yang diakuisisi oleh pembuat mobil China tahun lalu. Namun, perusahaan berharap kedua belah pihak akan mencapai kesepahaman dalam beberapa bulan mendatang.

SUV Haval yang akan datang

GWM memamerkan berbagai produk pada edisi terakhir Auto Expo yang diadakan pada Februari 2020. Termasuk di dalamnya adalah SUV ukuran sedang bernama Haval H6 yang sudah menjalani homologasi dengan Auto Research Association of India (ARAI) selama lebih dari enam bulan. India disebut-sebut sebagai salah satu pusat ekspor terbesar untuk GWM tetapi topi itu sekarang mungkin diteruskan ke Thailand atau Rusia di mana perusahaan tersebut telah mulai berproduksi.

SUMBER

Author : https://singaporeprize.co/