AT News

Ekuitas turun karena isyarat global yang lemah

Big News Network


Mumbai (Maharashtra) [India], 25 Maret (ANI): Indeks acuan ekuitas diperdagangkan lebih rendah selama jam-jam awal pada Kamis menyusul isyarat global yang lemah di tengah kekhawatiran tentang meningkatnya kasus virus korona dan perpanjangan langkah-langkah penguncian di beberapa negara.

Pada pukul 10:15 pagi, BSE SP Sensex turun 387 poin atau 0,79 persen menjadi 48.793 sedangkan Nifty 50 turun tipis 107 poin atau 0,68 persen menjadi 14.442.

Seluruh indeks sektoral di Bursa Efek Nasional berada di zona negatif. Bank Nifty PSU turun 2 persen sementara realty Nifty turun 1,8 persen, IT sebesar 1,4 persen dan otomotif turun 1,2 persen.

Di antara saham, Eicher Motors kehilangan 2,1 persen menjadi Rs 2.603,70 per saham sementara Tata Motors turun 2,2 persen menjadi Rs 287,90 per unit.

Bank Negara India retak 1,5 persen, Bank IndusInd 1,6 persen, Bajaj Finance 1,8 persen dan Kotak Mahindra Bank 1,9 persen.

Namun yang mendapat sedikit keuntungan adalah Tata Steel, JSW Steel, ONGC, GAIL dan Cipla.

Sementara itu, ekuitas Asia melambung antara keuntungan dan kerugian karena aksi jual saham teknologi China karena kekhawatiran mereka akan dicabut dari bursa AS dan kekhawatiran tentang kekurangan semikonduktor mengguncang beberapa investor.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen. Saham Hong Kong turun tajam pada pembukaan tetapi kemudian memangkas kerugian mereka menjadi penurunan 0,18 persen.

Di tempat lain, saham Jepang naik 0,71 persen. (ANI)

Author : https://singaporeprize.co/