Asia Business News

Ekuitas mengindikasikan penurunan, saham perbankan di bawah tekanan

Big News Network


Mumbai (Maharashtra) [India], 23 April (ANI): Indeks acuan ekuitas melemah selama dini hari pada hari Jumat dengan rekor lonjakan satu hari lebih dari tiga lakh kasus Covid-19 untuk hari kedua berturut-turut.

Investor mengatakan kekhawatiran atas dampak ekonomi dari penguncian dan pelemahan rupee memukul sentimen pasar.

Pada pukul 10:15 pagi, BSE SP Sensex turun 79 poin atau 0,16 persen pada 48.002 sedangkan Nifty 50 turun tipis 16 poin atau 0,11 persen menjadi 14.390.

Indeks sektoral di Bursa Efek Nasional dicampur dengan layanan keuangan Nifty turun 0,6 persen, FMCG 0,5 persen dan otomotif 0,3 persen. Tapi bank Nifty PSU naik 1,1 persen dan logam naik 1 persen.

Di antara saham, Hindustan Unilever turun 1,5 persen menjadi Rs 2.314,20 per saham dan Inggris sebesar 0,9 persen menjadi Rs 3.717.

ICICI Bank tergelincir 1,5 persen, HDFC Bank 0,6 persen, Bajaj Finance 0,7 persen dan HDFC 0,8 persen.

Namun yang mendapat sedikit keuntungan adalah Power Grid Corporation, Tata Steel, SBI Life, NTPC dan IndusInd Bank.

Sementara itu, saham Asia menguat didukung oleh keputusan Bank Sentral Eropa untuk mempertahankan stimulus. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang melepaskan kerugian kecil awal hingga naik 0,3 persen.

Hang Seng Hong Kong naik 0,93 persen dan Kospi Seoul naik 0,1 persen. Indeks saham Nikkei Jepang turun 0,7 persen. (ANI)

Author : https://totosgp.info/