US Business News

Ekspor Jepang naik 6,4 persen pada Januari karena permintaan China yang kuat

Big News Network


TOKYO, 17 Februari (Xinhua) – Ekspor Jepang naik 6,4 persen dari tahun sebelumnya pada Januari, menandai pertumbuhan paling tajam sejak Oktober 2018 karena permintaan yang kuat dari China, kata pemerintah dalam sebuah laporan pada Rabu.

Menurut Kementerian Keuangan, ekspor dalam periode pencatatan mencapai 5,78 triliun yen (54,48 miliar dolar AS) dan membukukan kenaikan kedua berturut-turut setelah kenaikan 2,0 persen yang tercatat pada Desember.

Sebelumnya, ekspor Jepang mencatat pertumbuhan negatif selama 25 bulan, data kementerian menunjukkan.

Ekspor ke China melonjak 37,5 persen pada Januari, sedangkan ke Asia melonjak 19,4 persen.

Impor barang Jepang pada periode yang sama turun 9,5 persen menjadi 6,10 triliun yen, menandai penurunan 21 bulan berturut-turut.

Hal ini sebagian disebabkan oleh jatuhnya harga minyak mentah, kata kementerian, dengan defisit perdagangan negara itu mencapai 323,86 miliar yen dalam periode pencatatan.

Impor dari China, sementara itu, turun 0,9 persen menjadi defisit 486,99 miliar yen.

Impor turun 4,5 persen di seluruh Asia termasuk China, dengan Jepang mencatat surplus perdagangan 128,09 miliar yen.

Ekspor ke Amerika Serikat turun 4,8 persen, menandai penurunan bulan ketiga berturut-turut, sementara impor turun 14,0 persen, menciptakan surplus 415,22 miliar yen untuk Jepang, angka awal kementerian menunjukkan. (1 dolar AS sama dengan 106,10 yen Jepang).

Author : Toto SGP