Breaking News

Dukungan AS, Inggris, UE, Prancis, Jerman

Big News Network


New Delhi [India], 26 April (ANI): Saat India berjuang melawan krisis kesehatan COVID-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya, dukungan global dalam bentuk pasokan oksigen, ventilator, bahan baku vaksin, kit PPT, dan konsentrator oksigen mulai mengalir masuk.

Pada hari Minggu, Amerika Serikat setuju untuk mengirim bahan mentah penting ke India yang dibutuhkan untuk pembuatan vaksin.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan menghubungi mitranya dari India Ajit Doval dan menawarkan untuk mengirim sumber daya dan pasokan ke Serum Institute of India (SII) untuk meningkatkan produksi vaksin melawan COVID-19.

Amerika Serikat sebelumnya memang lengah soal masalah pasokan bahan baku ke SII. Mantan Presiden Donald Trump telah meminta undang-undang perlindungan pertahanan, yang dengan cara melarang AS mengekspor bahan penting untuk vaksin. Penggantinya, Presiden Joe Biden, melanjutkannya dan telah mengikuti kebijakan untuk memvaksinasi orang Amerika terlebih dahulu.

Faktanya, Menteri Luar Negeri S Jaishankar juga mengangkat masalah ini selama pembicaraannya dengan mitranya dari AS Antony Blinken dalam percakapan mereka baru-baru ini.

India telah terguncang di bawah gelombang kedua COVID-19 yang mematikan. Negara itu mencatat 3.49.691 kasus COVID-19 baru pada hari Minggu, lonjakan satu hari tertinggi sejak pandemi pecah tahun lalu. Menurut Kementerian Kesehatan Union, negara itu telah mencatat 2.767 kematian baru akibat COVID-19 dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan pada hari Minggu bahwa “peralatan medis penting, termasuk ratusan konsentrator oksigen dan ventilator, sekarang sedang dalam perjalanan dari Inggris ke India untuk mendukung upaya mencegah hilangnya nyawa secara tragis akibat virus yang mengerikan ini.” Pengiriman diharapkan mencapai India pada hari Selasa, Johnson baru-baru ini membatalkan kunjungannya ke India karena lonjakan kasus virus korona.

Kanselir Jerman Angela Merkel juga memberikan dukungan kepada India di tengah krisis kesehatan. Merkel mengatakan pada Minggu bahwa pemerintahnya sedang mempersiapkan bantuan darurat untuk India ketika negara itu bergulat dengan lonjakan infeksi virus korona yang menghancurkan.

“Kepada rakyat India, saya ingin mengungkapkan simpati saya atas penderitaan mengerikan yang ditimbulkan COVID-19 kembali ke komunitas Anda,” kata Merkel dalam pesan yang dibagikan di Twitter oleh juru bicaranya, Steffen Seibert.

Uni Eropa (UE) juga turun tangan untuk mendukung India.

Komisi Eropa telah mengaktifkan Mekanisme Perlindungan Sipil Uni Eropa dan berupaya mengirim oksigen dan obat-obatan ke India setelah menerima permintaan dari Delhi.

“Khawatir dengan situasi epidemiologi di India. Kami siap mendukung,” tulis Presiden Komisi Ursula von der Leyen di Twitter pada hari Minggu.

“Eksekutif UE sudah berkoordinasi dengan negara-negara UE yang siap menyediakan oksigen dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan dengan cepat,” tulis Komisi Eropa untuk bantuan kemanusiaan Janez Lenarcic di Twitter.

Sebelumnya, Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyatakan solidaritasnya dengan India. (ANI)

Author : Bandar Togel