Europe Business News

DTI-SSF membantu industri abaka di Butig

Big News Network


MARAWI CITY, 20 Februari (PIA) – Departemen Perdagangan dan Industri (DTI) sebagai ketua Sub-komite Bisnis dan Mata Pencaharian di bawah Proyek Rehabilitasi Bangon menopang produksi abaka di kotamadya Butig di Lanao del Sur melalui pergantian resmi proyek Shared Service Facilities (SSF) untuk Koperasi Produsen Pengembangan Ekonomi Pertanian Darul Khyre.

Direktur Regional DTI-10 Linda Boniao menjelaskan pada Kamis, 18 Februari, bahwa seremonial omset merupakan penegasan bahwa koperasi telah menerima peralatan yang disediakan, yang pengirimannya tertunda karena pandemi yang sedang berlangsung.

Dia menambahkan, omzet tersebut merupakan perpanjangan dari peluncuran SSF untuk Lab Kultur Jaringan tanaman di MSU-Marawi yang dapat dimanfaatkan oleh koperasi untuk mendapatkan bahan tanam bebas penyakit guna meningkatkan produksi abaka.

Boniao juga membesar-besarkan bahwa apa yang dilakukan Koperasi Darul Khyre bukan hanya produksi biasa tetapi operasi teladan yang membuka jalan untuk menghasilkan uang dalam Euro dan mata uang lainnya karena abaka kualitas premium diproses menjadi seperti itu setelah dijual ke Newtech Pulp, Inc .

“Kontribusi Anda hanyalah abaka. Uang adalah penggunaan abaka nomor satu … Anda dapat menghargai bahwa Anda memiliki kontribusi untuk dunia dan kontribusi itu sangat besar karena ini adalah uang … Kami juga berterima kasih karena Anda menggunakannya sebagai gantinya. meninggalkan dan menjual peralatanmu, “Boniao berbagi.

[You are thinking that your contribution is only abaca. The number one use of abaca is money… You will appreciate that you have contributed to the world and that contribution is huge because it is money… We are also thanking you because you used instead of neglecting and selling the equipment.]

Selanjutnya Satgas Bangon Marawi (TFBM) Manajer Kantor Lapangan Asec. Felix Castro Jr. mengungkapkan bahwa proyek ini adalah bagian dari alokasi Php50 juta yang berfungsi sebagai pengeluaran ibu kota SSF untuk Kota Marawi dan kotamadya Butig dan Piagapo di Lanao del Sur.

“Lima puluh juta kami sedang memikirkan siapa yang akan kami berikan … Kami juga berpikir untuk membantu tidak hanya Marawi, tetapi Butig dan Piagapo. Jadi, kami dengan DTI, kami juga mengalokasikan untuk Butig … Itu adalah kesempatan Anda, perbaiki . Ini kesempatan Anda. Jangan sampai ketinggalan, “kata Castro mengimbau kepada anggota koperasi untuk memanfaatkan jatah yang diberikan sebaik-baiknya ..

[We are thinking of the 50 million as to who we are going to give… We also thought to help not just Marawi but also Butig and Piagapo. And so, with DTI, we also allocated for Butig… This is your opportunity, you take care of this. This is your chance. Do not let this pass through.]

Sementara itu, anggota koperasi menyampaikan bagaimana SSF sangat memengaruhi produksi abaka mereka, sehingga mereka mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pelaksana utama proyek.

“Kami sangat senang karena ternyata produk kami bertambah saat ada proyek SSf, mesin yang disediakan DTI, produksi kami meningkat,” ujar Presiden Koperasi Cairoden Caderan.

“Atas nama Koperasi kami Koperasi Penghasil Pengembangan Ekonomi Pertanian Darul Khyre, kami sangat berterima kasih kepada DTI atas proyek mereka karena sangat membantu kami,” tambahnya.

Saat ini Koperasi Penghasil Pengembangan Ekonomi Pertanian Darul Khyre sudah mencapai semua indikator yang disebut berhasil dengan peningkatan penjualan 5% dan jumlah anggota yang dibantu. (CRG / PIA-ICIC)

Author : Toto SGP