Breaking News

Dewan Keamanan mengutuk keras serangan teroris di Pakistan

Big News Network


PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA, 24 April (Xinhua) – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Sabtu mengutuk dengan sangat keras serangan hari Rabu di Quetta, Pakistan yang mengakibatkan sedikitnya lima kematian dan banyak lainnya terluka.

Dalam pernyataan pers, para anggota Dewan Keamanan menyampaikan simpati dan belasungkawa terdalam mereka kepada keluarga para korban dan pemerintah Pakistan, dan mereka mengharapkan pemulihan yang cepat dan penuh bagi mereka yang terluka.

Anggota Dewan menegaskan kembali bahwa terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya merupakan salah satu ancaman paling serius bagi perdamaian dan keamanan internasional.

Mereka menggarisbawahi perlunya meminta pertanggungjawaban pelaku, penyelenggara, pemodal dan sponsor dari tindakan terorisme yang tercela ini dan membawa mereka ke pengadilan, dan mendesak semua negara, sesuai dengan kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan yang relevan, untuk bekerja sama secara aktif dengan pemerintah Pakistan dan semua otoritas terkait lainnya dalam hal ini.

Anggota Dewan menegaskan kembali bahwa setiap tindakan terorisme adalah kriminal dan tidak dapat dibenarkan, terlepas dari motivasi mereka, dimanapun, kapanpun dan oleh siapapun yang dilakukan. Mereka menegaskan kembali perlunya semua negara untuk berperang dengan segala cara, sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan kewajiban lain di bawah hukum internasional, termasuk hukum hak asasi manusia internasional, hukum pengungsi internasional dan hukum humaniter internasional, ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional yang ditimbulkan. oleh aksi teroris.

Lima orang tewas dan lebih dari selusin lainnya terluka ketika sebuah kendaraan bermuatan bahan peledak meledak di dalam tempat parkir hotel Serena di Quetta, ibu kota provinsi Balochistan barat daya Pakistan pada Rabu malam. Kelompok militan terlarang Tehrik-i-Taliban Pakistan dilaporkan mengklaim serangan itu.

Author : Bandar Togel