US Business News

Davao de Oro mengejar Kitchen of Kalinga di tengah pandemi

Big News Network


DAVAO DE ORO, Feb. 19 (PIA) – Bahkan di tengah pandemi, pemerintah provinsi Davao de Oro melanjutkan program pemberian makan berbasis sekolah yang disebut Bayanihan para sa Kalusugan – Kusina ng Kalinga.

Selama Briefing Jaringan Laging Handa pada 19 Februari, focal program Mark Tenio mengatakan bahwa pemerintah provinsi tidak pernah berhenti tetapi bahkan mengintensifkan program pemberian makan pandemi COVID-19 ini.

Mulai Februari ini, program Kusina ng Kalinga menargetkan memberi makan tahun ini, 25.250 anak dari Taman Kanak-kanak hingga Kelas 6 di provinsi tersebut, dibandingkan tahun lalu yang hanya memberi makan 7.742 anak.

Tenio mengungkapkan, penghentian kelas tatap muka menjadi tantangan dalam pelaksanaan program; Namun, ia melihat bahwa kepedulian tersebut bahkan telah mengobarkan semangat ‘Bayanihan’ para pemangku kepentingan.

“Semua kapten barangay berkomitmen bahwa meskipun DepEd tidak bertatap muka, mereka akan menjadi orang yang mengirimkan makanan, makanan),” ungkapnya.

Selama 120 hari, pejabat barangay, termasuk petugas purok, membagikan makanan dan susu ke rumah anak-anak yang teridentifikasi mengikuti standar kesehatan minimum.

Tenio juga mengungkapkan, makanan disiapkan oleh relawan di 14 dapur pusat di provinsi tersebut.

“Di GIDA kami (wilayah yang secara geografis terisolasi dan tertinggal), kami memiliki 51 barangay yang belum terjangkau oleh kendaraan untuk mengirimkan kotak makan siang. Jadi, pemerintah provinsi dan unit pemerintah daerah telah menyiapkan dapur khusus untuk mereka. Memasak makanan mereka ( mereka akan menjadi orang-orang yang memasak makanan mereka sendiri), ”katanya.

Menurut data dari provinsi tersebut, rata-rata tingkat keberhasilan Kusina ng Kalinga dalam merehabilitasi anak wasting pada anak yang sangat kurus dari tahun 2017-2019 berkisar 90%.

Data juga menunjukkan bahwa program tersebut membantu penurunan angka gizi buruk berbasis sekolah di provinsi tersebut dari 8,4 pada 2017 menjadi 7,4 pada 2018 menjadi 7,0 pada 2019. Hingga saat ini, data tahun 2020 masih dalam pendataan. (PIA XI, Michael Uy)

Author : Toto SGP